IHSG Diprediksi Melejit, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham, Senin, (15/6/2026).

Diterbitkan 15 Juni 2026, 07:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang naik pada perdagangan saham Senin, (15/6/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.106-6.140. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 2,07% menjadi 6.007 dan disertai dengan dengan munculnya volume pembelian pada Jumat, 12 Juni 2026. Sementara itu, pada timeframe weekly, IHSG naik 7,38%.

"Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3, sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 6.106-6.140 sekaligus moving average-MA20," ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana dalam catatannya.

Ia menuturkan, pelaku pasar tetap mencermati akan ada koreksi IHSG ke level area 5.962-6.021. Ia mengatakan, IHSG akan bergerak di level support 5.594,5.344 dan level resistance 6.065,6.286.

Selama sepekan ini, ia menuturkan, pihaknya mencermati masih ada peluang IHSG menguat terbatas dengan support di 5.825 dan resistance di 6.112. "Di mana dari sisi sentimen rilis Fed Rate yang diperkirakan masih higher for longer, rilis BI Rate yang secara konsensus naik di 6%, dan juga investor masih mencermati perkembangan geopolitik Timur Tengah," ujar Herditya.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 5.740-6.100.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Sedangkan Herditya memilih saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

 

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) - Trading Buy

Saham HMSP menguat 1,68% ke 605 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. "Selama HMSP masih mampu bergerak di atas 580 sebagai stoplossnya, maka posisi HMSP saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (iv) dari wave [c]," ujar dia.

Trading Buy: 590-600

Target Price: 650, 670

Stoploss: below 580

 

2.PT Indika Energy Tbk (INDY) - Buy on Weakness

Saham INDY menguat signifikan sebesar 18,32% ke 2.260 dan disertai dengan tingginya volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan oleh MA20. "Kami memperkirakan, posisi INDY saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C," ujar dia.

Buy on Weakness: 2.130-2.260

Target Price: 2.560, 2.810

Stoploss: below 2.040

 

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) - Buy on Weakness

Saham NCKL menguat signifikan sebesar 13,38% ke 890 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. Herditya menuturkan, saat ini, posisi NCKL diperkirakan berada pada bagian dari wave (1) dari wave [C].

Buy on Weakness: 835-865

Target Price: 930, 990

Stoploss: below 820

 

4.PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) - Buy on Weakness

Saham UNVR menguat 1,83% ke 1.665 dan masih didominasi oleh volume pembelian. "Kami memperkirakan, posisi UNVR saat ini masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B)," ujar dia.

Buy on Weakness: 1.380-1.500

Target Price: 1.780, 2.020

Stoploss: below 1.340

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.