Laba Melompat 109% di 2025, Phapros (PEHA) Bagikan Dividen 15%

Phapros berhasil mencetak laba bersih tahun 2025 sebesar Rp 27,4 miliar.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 21:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Phapros Tbk (PEHA) menyetujui pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar 15% dari laba bersih. SIsanya akan digunakan sebagai dana cadangan untuk belanja modal pemenuhan compliance Perusahaan.

Adapun Phapros berhasil mencetak laba bersih tahun 2025 sebesar Rp 27,4 miliar, tumbuh 109%, dibandingkan dengan 2024 yang mengalami kerugian Rp 290,6 miliar.

"Keputusan ini merupakan wujud apresiasi perusahaan terhadap loyalitas investor PEHA dan menunjukkan kondisi keuangan yang stabil dan arus kas yang positif," ujar Intan Abdams Katoppo, Direktur Utama PT Phapros Tbk di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Laba PEHA ini didorong pertumbuhan penjualan yang mencapai Rp 940,88 miliar, naik 26,34% secara tahunan (year-on-year/y-oy). Kenaikan penjualan terjadi di seluruh segmen produk.

Segmen obat bebas tanpa resep dokter (over the counter/OTC) naik 43,20% y-o-y, segmen obat generik berlogo (OGB) tumbuh 13,95% y-o-y, dan segmen ethical melesat hingga 55% y-o-y. 

Selain itu, sepanjang tahun 2025, perusahaan juga mampu menekan biaya produksi barang atau beban pokok penjualan (cost of goods sold/COGS) sebesar 5,41% menjadi Rp 448,37 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 474,03 miliar.

Perseroan mampu menekan beban usaha yang berhasil diturunkan sebesar 14,64% menjadi Rp 406,43 miliar pada 2025 dibandingkan dengan Rp 476,12 miliar pada tahun 2024.

" Perseroan berada pada jalur yang tepat untuk menjaga keberlanjutan profitabilitas. Untuk itu, kami optimistis perseroan akan kembali memberikan nilai tambah bagi pemegang saham pada tahun-tahun berikutnya," ujar Intan.

 

 

 

Cost Restructuring

Intan menjelaskan, strategi cost restructuring sepanjang tahun 2025 terbukti berhasil dalam melakukan efisiensi produksi. Hal itu dapat terlihat dari penurunan COGS sebesar 5,41%. 

Rasio COGS terhadap penjualan pada 2025 juga turun signifikan menjadi 47,65% dibandingkan tahun 2024 sebesar 63,65%. Rendahnya rasio COGS terhadap penjualan, menandakan bahwa proses produksi berjalan sangat efisien dan margin laba kotor yang lebih besar. 

Pencapaian positif lainnya adalah keberhasilan terpangkasnya kewajiban (liabilitas) pada 2025 Rp 959,70 miliar turun 7,45% (y-o-y) dibandingkan dengan tahun 2024 Rp 1.036,92 miliar. 

Keberhasilan dalam memangkas kewajiban telah mendorong peningkatan ekuitas pada tahun 2025 menjadi Rp 427,47 miliar, naik 8,74% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 393,12 miliar. Pertumbuhan ekuitas ini juga menandakan bahwa perusahaan semakin bernilai bagi pemilik/pemegang saham.

Tak hanya profit, Phapros juga mampu menjaga arus kas (cashflow) dengan baik. Arus kas bersih dari aktivitas operasi perusahaan positif Rp 123,757 miliar, dengan saldo kas pada 31 Desember 2025 sebesar Rp 120,98 miliar, naik 31,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 92 miliar.

 

Â