Saham yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pelemahan Rupiah

Pelemahan rupiah ke Rp 17.000 memicu rotasi saham. Sektor komoditas seperti ADRO & PTBA jadi "safe haven", sementara sektor impor dan utang valas kian tertekan.

Diterbitkan 21 April 2026, 16:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lonjakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang menekan rupiah hingga ke level Rp 17.000 mulai mengubah peta kekuatan di Bursa Efek Indonesia. Di tengah volatilitas pasar yang meningkat, para investor kini mulai melakukan rotasi portofolio dengan berburu saham-saham yang memiliki daya tahan terhadap risiko kurs. 

Pengamat pasar modal Hendra Wardana, menyebut pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai level Rp 17.000 per dolar AS, sejumlah sektor saham berbasis komoditas justru tampil sebagai “safe haven” atau tempat berlindung bagi investor.

Ia mengatakan kondisi rupiah yang melemah tidak selalu berdampak negatif secara menyeluruh. Justru, sektor tertentu seperti komoditas dan ekspor cenderung diuntungkan karena memiliki karakteristik pendapatan dalam dolar AS.

“Di tengah pelemahan rupiah, sektor yang paling diuntungkan umumnya adalah sektor berbasis ekspor dan komoditas,” kata Hendra kepada Liputan6.com, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, emiten batu bara, nikel, minyak dan gas, hingga crude palm oil (CPO) memiliki keunggulan alami dalam situasi ini. Pendapatan yang didominasi dolar AS membuat nilai penerimaan mereka meningkat ketika dikonversi ke rupiah, sementara sebagian biaya operasional tetap dalam mata uang domestik.

“Emiten batu bara, nikel, CPO, hingga minyak dan gas menjadi “natural hedge” karena pendapatan mereka mayoritas dalam dolar AS, sementara sebagian biaya masih dalam rupiah,” ujarnya.

Sejumlah saham seperti PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO), Bukit Asam (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dinilai berpotensi menjadi pilihan utama investor dalam kondisi pasar yang bergejolak.

“Artinya, ketika dolar menguat, margin mereka justru berpotensi melebar. Saham-saham seperti ADRO, PTBA, ITMG, hingga ANTM biasanya menjadi defensif dalam kondisi seperti ini, apalagi jika didukung harga komoditas global yang tetap solid,” ujarnya.

 

Sektor yang diuntungkan

Menurut Hendra, selain sektor tambang, perusahaan dengan model bisnis berbasis dolar seperti pelayaran dan energi juga ikut menikmati dampak positif. Arus kas yang kuat dalam dolar memberikan perlindungan terhadap pelemahan nilai tukar rupiah.

“Selain itu, emiten dengan model bisnis berbasis dolar seperti pelayaran atau energi juga ikut diuntungkan karena arus kas mereka lebih kuat dalam kondisi rupiah tertekan,” ujarnya.

 

Sektor yang dirugikan

Sebaliknya, sektor yang paling terdampak negatif adalah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor atau utang dalam dolar. Sektor manufaktur, otomotif, farmasi, hingga consumer goods cenderung tertekan karena bahan baku impor menjadi lebih mahal, sementara kemampuan menaikkan harga jual terbatas karena daya beli masyarakat melemah.

Selanjutnya, emiten dengan utang dolar besar juga menghadapi tekanan ganda, yaitu kenaikan beban bunga dan potensi kerugian selisih kurs.

“Sektor properti dan infrastruktur juga berisiko terdampak jika memiliki eksposur utang valas, karena beban pembayaran meningkat dan permintaan bisa melambat akibat suku bunga yang tetap tinggi,” ujarnya.

Dengan demikian, dalam kondisi rupiah melemah ke Rp 17.000, pasar cenderung melakukan rotasi ke saham berbasis ekspor dan komoditas, sementara sektor berbasis konsumsi domestik dan impor menjadi lebih rentan tertekan.

 

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Rupiah Indonesia adalah mata uang resmi yang berlaku di Indonesia.
    Rupiah
  • liputan6
    Dolar AS adalah mata uang Amerika Serikat.
    Dolar AS
  • Sektor Saham
  • Safe Haven