Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini diperkirakan masih diwarnai volatilitas tinggi. Pengamat pasar modal Hendra Wardana menilai kondisi pasar saham saat ini belum menunjukkan arah tren yang kuat, sehingga fluktuasi menjadi karakter utama dalam jangka pendek.Hal ini ini dipengaruhi perkembangan geopolitik.
"Untuk pergerakan IHSG sepekan ke depan, indeks diperkirakan akan bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan volatil, setelah sebelumnya mengalami penguatan yang lebih bersifat technical rebound atau relief rally,” kata Hendra kepada Liputan6.com, Senin (13/4/2026).
Adapun pada penutupan pekan lalu, IHSG berada di level 7.458 setelah mengalami penguatan yang dinilai lebih sebagai technical rebound atau relief rally. Meski demikian, peluang kenaikan lanjutan dinilai terbatas karena tekanan dari sentimen global yang kembali memburuk.
Advertisement
"Dengan ditutup di level 7.458 pada pekan lalu, IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan terbatas, namun ruang kenaikannya relatif sempit karena dibayangi sentimen global yang kembali tidak kondusif,” ujarnya.
Hendra menjelaskan, pergerakan IHSG dalam waktu dekat cenderung berada pada fase konsolidasi dengan kecenderungan bergerak dalam rentang terbatas (trading range). Kondisi ini mencerminkan belum adanya katalis kuat yang mampu mendorong indeks ke tren naik yang solid.
Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji level resistance di kisaran 7.500 hingga 7.550. Namun, di sisi lain, terdapat potensi penurunan menuju area support penting di rentang 7.308 hingga 7.346, yang merupakan area gap jangka pendek.
Dia menuturkan, dengan ruang kenaikan yang relatif sempit, pergerakan indeks diperkirakan lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika eksternal, terutama terkait perkembangan geopolitik global yang masih penuh ketidakpastian.
Skenario Bullish dan Bearish Membayangi
Dalam skenario negatif (bearish), IHSG berisiko mengalami tekanan jika terjadi eskalasi konflik global atau peningkatan tensi geopolitik. Kondisi tersebut dapat memicu aksi jual serta capital outflow, yang berpotensi membawa indeks turun ke level 7.300 bahkan hingga 7.200.
Skenario Positif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
Sebaliknya, dalam skenario positif (bullish), IHSG berpeluang menguat jika terdapat katalis seperti meredanya konflik atau adanya kemajuan dalam negosiasi global. Dalam kondisi ini, indeks berpotensi bergerak naik menuju kisaran 7.550 hingga 7.600.
"Sebaliknya, dalam skenario bullish, jika terdapat katalis positif seperti adanya titik terang negosiasi atau meredanya tensi global, IHSG berpeluang menguat menuju kisaran 7.550 hingga 7.600, meskipun penguatannya diperkirakan masih bersifat terbatas dan belum cukup kuat untuk membentuk tren naik jangka panjang,” ujarnya.
Namun demikian, Hendra menilai penguatan tersebut masih bersifat terbatas dan belum cukup kuat untuk mengindikasikan pembentukan tren naik jangka panjang.
Advertisement
Strategi Investor: Selektif dan Jaga Risiko
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356528/original/090932500_1611299592-20210122-IHSG-5.jpg)
Melihat kondisi tersebut, strategi yang sebaiknya diambil investor adalah tetap selektif dan disiplin dalam manajemen risiko. Pendekatan buy on weakness menjadi lebih relevan, dengan memanfaatkan koreksi sebagai momentum akumulasi bertahap, bukan mengejar harga di saat euforia.
"Investor juga disarankan untuk menjaga proporsi kas yang cukup, mengingat potensi volatilitas masih tinggi dan arah pasar sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik yang sulit diprediksi,” ujarnya.
Selain itu, diversifikasi sektor juga penting, dengan mempertimbangkan sektor yang relatif diuntungkan dalam kondisi ketidakpastian, seperti energi dan komoditas.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478866/original/025973300_1768955677-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-21T071644.645.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302828/original/029922600_1784608224-744109091_2878715122499118_855064475453451994_nfd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302386/original/025200300_1784544811-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301730/original/072758800_1784514690-scaloni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301628/original/002576500_1784505654-ar7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301640/original/047977900_1784506281-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4645120/original/074567700_1699758609-WhatsApp_Image_2023-11-12_at_09.53.52_429fc32f_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538445/original/012947400_1774516597-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_15.26.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694577/original/055475300_1503994464-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)