Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bergerak perkasa saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada sesi pertama perdagangan saham, Senin, (16/3/2026).
Mengutip data RTI pada pukul 11.18 WIB, saham BBNI naik 1,89% ke posisi Rp 4.320 per saham. Harga saham BBNI dibuka menguat 10 poin ke posisi Rp 4.250 per saham dari penutupan sebelumnya di posisi Rp 4.250 per saham. Saham BBNI berada di level tertinggi Rp 4.330 dan level terendah Rp 4.230 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 14.710 kali dengan volume perdagangan saham 622.450 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 266,2 miliar.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pergerakan saham BBNI masih sideways dalam jangka pendek. “Kami perkirakan (Saham BBNI-red) pun menguat akan relatif pendek uji 4.350-4.390,” kata Herditya saat dihubungi Liputan6.com.
Advertisement
Sementara itu, IHSG turun 1,52% ke posisi 7.028. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,81% ke posisi 715. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.
Pada sesi pertama IHSG berada di level tertinggi 7.120,18 dan level terendah 6.917,32. Sebanyak 550 saham melemah sehingga bebani IHSG. 153 saham menguat dan 114 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 940.366 kali dengan volume perdagangan saham 16,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.975.
Sebagian besar sektor saham memerah kecuali sektor saham industri naik 0,27% dan sektor saham consumer siklikal bertambah 0,07%. Sektor saham energi turun 2,02%, sektor saham basic melemah 2,33%, sektor saham consumer nonsiklikal merosot 0,89%. Selanjutnya sektor saham keuangan turun 0,52%, sektor saham properti terpangkas 2,07%.
Selain itu, sektor saham teknologi tergelincir 0,91%, sektor saham infrastruktur terperosok 0,77% dan sektor saham transportasi melemah 1,82%.
BNI Bakal Sebar Dividen Rp 13 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845936/original/029817100_1562328548-SAVE_20190705_181407.jpg)
Sebelumnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 13,03 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung pada Senin (9/3/2026). Nilai dividen tersebut setara dengan 65% dari laba bersih konsolidasian yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 20,04 triliun.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan keputusan itu menunjukkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai kepada pemegang saham sekaligus menjaga kesehatan fundamental perusahaan melalui penguatan struktur permodalan.
“Sejumlah keputusan strategis yang disepakati dalam RUPST ini merupakan bagian dari upaya menjaga kinerja berkelanjutan serta memperkuat fondasi permodalan Perseroan ke depan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Selain dividen, pemegang saham juga menyetujui penetapan 35% laba bersih atau sekitar Rp 7,01 triliun sebagai saldo laba ditahan. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung ekspansi usaha sekaligus memperkuat kapasitas permodalan BNI di tengah dinamika industri perbankan.
Dalam rapat yang sama, perseroan juga memperoleh persetujuan untuk melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai transaksi maksimal Rp 905,48 miliar termasuk biaya transaksi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal.
Okki menjelaskan kebijakan buyback merupakan salah satu instrumen perusahaan untuk menjaga stabilitas harga saham serta memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan struktur modal.
“Keputusan buyback ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang Perseroan sekaligus memberikan ruang fleksibilitas dalam penguatan permodalan,” kata Okki.
Advertisement
Hasil Buyback Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4193182/original/028205100_1665899951-16_oktober_2022-3.jpeg)
Saham hasil buyback nantinya akan dicatat sebagai saham tresuri (treasury stock). Saham tersebut dapat dialihkan melalui penjualan kembali di Bursa Efek Indonesia maupun di luar bursa, serta dimanfaatkan untuk pelaksanaan Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai dan/atau Pengurus Perseroan.
RUPST juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait reklasifikasi saham Seri B milik BP BUMN menjadi saham Seri A Dwiwarna. Reklasifikasi tersebut mencakup 223.783.877 lembar saham sebagai bentuk penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.
Okki menuturkan penyesuaian tersebut merupakan bagian dari kepatuhan perusahaan terhadap regulasi terbaru sekaligus upaya memperkuat tata kelola sebagai BUMN.
“Penyesuaian ini merupakan bagian dari kepatuhan Perseroan terhadap regulasi yang berlaku sekaligus memastikan tata kelola perusahaan tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Penggunaan Laba Bersih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3891937/original/009970800_1641016919-FOTO_000.jpg)
Selain agenda penggunaan laba bersih, buyback saham, dan perubahan Anggaran Dasar, pemegang saham juga menyetujui sejumlah mata acara lainnya. Di antaranya pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026, penunjukan akuntan publik tahun buku 2026, serta pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja Jangka Panjang (RJPP) 2026–2030 dan RKAP 2027.
Rapat juga menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Sustainability Bond Tahap I Tahun 2025 serta penegasan kembali pelimpahan kewenangan RUPS kepada Dewan Komisaris terkait perubahan peraturan Dana Pensiun Perseroan.
Berbagai keputusan dalam RUPST tersebut diharapkan dapat memperkuat fundamental bisnis BNI sekaligus menjaga momentum pertumbuhan perusahaan di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3571934/original/032700800_1631670774-15_SEPTEMBER_2021-BNIWhatsApp_Image_2021-09-15_at_08.42.53.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505543/original/019386800_1486967392-Pembukaan-Saham6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985606/original/007135300_1649144512-000_9YF9E8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264311/original/009112200_1782106678-AP26173041080733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694577/original/055475300_1503994464-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3301506/original/069207400_1605801124-Wall_Street.jpg)