Jelang Pensiun, Warren Buffett Pangkas Kepemilikan Saham Apple dan Beralih ke New York Times

Menjelang pensiun sebagai CEO, Warren Buffett melakukan penyesuaian besar pada portofolio Berkshire Hathaway.

Diterbitkan 18 Februari 2026, 19:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan investasi Berkshire Hathaway yang dipimpin investor legendaris Warren Buffett kembali menyesuaikan portofolio pada kuartal IV 2025. Menurut dokumen pengajuan sekuritas terbaru, Berkshire Hathaway mengurangi kepemilikan saham di Apple sekaligus membuka posisi investasi baru di The New York Times.

Berdasarkan data dari InsiderScore, dikutip dari CNBC, Rabu (18/2/2026), perusahaan yang berbasis di Omaha itu memangkas kepemilikan saham Apple sekitar 4,3% menjadi senilai USD 61,96 miliar. Meski terjadi pengurangan, Apple tetap menjadi kepemilikan saham terbesar Berkshire.

Pada kuartal III 2025, Berkshire juga mulai berinvestasi di Alphabet setelah sebelumnya memangkas posisi Apple secara signifikan sepanjang 2024. Buffett sendiri selama ini menilai Apple lebih sebagai perusahaan produk konsumen daripada perusahaan teknologi murni.

Kinerja saham Apple sebenarnya masih mencatat kenaikan sekitar 9% sepanjang 2025, namun tertinggal dibanding indeks S&P 500 yang melonjak lebih dari 16% pada periode sama. Tahun ini, saham Apple bahkan turun sekitar 3% dan sempat mencatat hari perdagangan terburuk sejak April 2025.

Belum diketahui apakah keputusan investasi terbaru berasal langsung dari Buffett atau dua manajer investasinya, yakni Todd Combs dan Ted Weschler. dan langkah tersebut bisa menjadi bagian dari upaya Buffett menyederhanakan portofolio agar lebih mudah dikelola oleh penerusnya.

 

 

Portofolio Berkshire

Selain Apple, Berkshire juga mengungkapkan kepemilikan saham senilai USD 351,7 juta dolar AS di The New York Times. Posisi tersebut relatif kecil dan berada di peringkat ke 29 dari total 41 saham yang dimiliki perusahaan.

Portofolio Berkshire masih didominasi saham sektor keuangan dan konsumsi, termasuk kepemilikan di American Express, Bank of America, Coca-Cola, Chevron, Moody’s, Occidental Petroleum, Chubb, dan Kraft Heinz.

Kuartal keempat menjadi periode terakhir Buffett memimpin Berkshire sebagai CEO. Mulai awal tahun ini, posisi tersebut resmi diambil alih oleh Greg Abel yang sebelumnya menjabat wakil ketua operasi non asuransi perusahaan.

Menjelang transisi kepemimpinan, sejumlah perubahan struktural juga terjadi. Todd Combs, yang sempat menjadi CEO Geico, keluar dari Berkshire pada Desember sebelum bergabung dengan JPMorgan Chase sebagai kepala inisiatif keamanan dan ketahanan pada Januari.

Buffett sebelumnya telah mengumumkan rencana ini dalam rapat tahunan Berkshire pada Mei tahun lalu. Meski tidak lagi menjabat CEO, ia tetap mempertahankan peran sebagai ketua dewan direksi perusahaan.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • Apple adalah sebuah industri visioner yang merevolusi industri komputer, musik, dan komunikasi seluler.
    Apple adalah sebuah industri visioner yang merevolusi industri komputer, musik, dan komunikasi seluler.
    Apple
  • liputan6
    Berkshire Hathaway merupakan perusahaan milik miliarder ternama Warren Buffet.
    Berkshire Hathaway
  • liputan6
    Warren Buffet adalah salah satu investor yang juga masuk ke dalam jajaran miliarder dunia.
    Warren Buffett
  • liputan6
    Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
    Investasi