IHSG Anjlok, Aksi Jual Asing Tekan Pasar Saham

Analis melihat IHSG anjlok hanya jangka pendek, prospek indeks menjelang akhir tahun tetap positif.

Diterbitkan 11 Desember 2025, 19:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada perdagangan hari ini. Pengamat Pasar Modal Indonesia, Reydi Octa, menilai tekanan jual investor asing menjadi salah satu pemicu utama IHSG anjlok.

Menurutnya, aksi jual asing sudah terlihat sejak perdagangan kemarin dan berpotensi berlanjut hingga hari ini.

“Asing tercatat melakukan aksi penjualan bersih pada perdagangan kemarin, dan dugaannya aksi jual asing masih terus berlanjut hingga perdagangan hari ini,” ujarnya kepada Liputan6.com, Kamis (11/12/2025).

Reydi menjelaskan bahwa secara teknikal IHSG juga berada dalam posisi jenuh beli dalam waktu yang cukup panjang sehingga rawan terkoreksi. Tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar turut memperdalam pelemahan. Ia menyebut,

“Pelemahan IHSG diakibatkan tekanan jual di saham-saham bluechip perbankan diikuti juga dengan saham konglomerasi,” lanjutnya

Ia menambahkan bahwa koreksi pasar setelah pemangkasan suku bunga The Fed bisa terjadi karena sebagian investor sudah melakukan aksi antisipatif sejak sebelumnya. Karena itu, momentum saat ini dimanfaatkan untuk melakukan aksi ambil untung.

 

Prospek Jelang Akhir Tahun Masih Terbuka

Meski IHSG melemah dalam jangka pendek, Reydi memandang prospek indeks menjelang akhir tahun tetap positif selama beberapa faktor pendukung terpenuhi. Di antaranya adalah potensi sinyal pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI), stabilnya nilai tukar Rupiah, dan arus dana asing yang berhenti melakukan penjualan bersih.

Selain itu, aktivitas window dressing diperkirakan dapat memberikan dorongan tambahan bagi pasar saham.

“Prospek IHSG jelang akhir tahun masih positif bila BI memberikan sinyal pemangkasan suku bunga, Nilai tukar Rupiah yang stabil dan arus dana asing tidak melanjutkan penjualan bersih serta dana institusi domestik yang stabil bisa topang IHSG,” ujar Reydi.

Ia juga menyoroti sektor-sektor yang patut dicermati menjelang penutupan tahun, yaitu perbankan, konsumen, dan ritel. Selain itu menurutnya menjelang window dressing akhir tahun besar kemungkinan IHSG akan rebound.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Aksi Jual
  • Investor
  • Investor Asing