Adu Kualitas Audio Apple Music vs YouTube Music: Mana yang Lebih Unggul?

Masing-masing punya kelebihan, ketahui perbedaan bitrate, kualitas audio lossless, hingga estimasi biaya langganan antara Apple Music dan YouTube Music di sini.

Diterbitkan 05 September 2026, 06:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dalam industri platform streaming musik, Spotify mungkin masih memegang posisi puncak dengan jumlah pengguna terbanyak.

Meski demikian, terdapat pesaing kuat seperti Apple Music dan YouTube Music yang memiliki daya tarik besar berkat integrasi ekosistem perangkat mereka masing-masing.

Selain ekosistem, perbedaan utama yang sering menjadi pertimbangan pengguna adalah kualitas audio yang ditawarkan oleh kedua platform tersebut.

Dikutip dari BGR, Sabtu (5/9/2026), terdapat perbedaan signifikan dari segi format hingga bitrate antara Apple Music dan YouTube Music.

 

Perbandingan Format Audio dan Cara Mengaturnya

Adu Format dan Bitrate

  • YouTube Music: Dari segi kualitas audio, YouTube Music menawarkan bitrate sebesar 64 kbps, 128 kbps, hingga 256 kbps dengan menggunakan kodek lossy AAC atau OPUS.
  • Apple Music: Memulai standar bitrate dari 256 kbps AAC. Platform besutan Apple ini lebih unggul karena menyediakan tiga opsi audio resolusi tinggi melalui kodek lossless ALAC, yaitu kualitas CD (16-bit/44,1 kHz), Lossless (24-bit/48 kHz), hingga Hi-Res Lossless (24-bit/196 kHz).

Cara Mengatur Kualitas Audio:

  • Pengguna YouTube Music: Atur kualitas audio via menu Pengaturan (Settings) > Penghematan data (Data saving) > Kualitas audio melalui Wi-Fi (Audio quality on Wi-Fi) atau Kualitas audio melalui jaringan seluler (Audio quality on mobile network).
  • Pengguna Apple Music (iOS): Opsi Lossless dapat diakses melalui menu Pengaturan (Settings) > Aplikasi (Apps) > Musik (Music) > Kualitas audio (Audio quality).
  • Pengguna Apple Music (macOS): Buka aplikasi Music > Musik (Music) > Pengaturan (Settings) > Pemutaran (Playback).

 

Apakah Kualitas Audio Lossless Benar-Benar Dibutuhkan?

Format lossless pada Apple Music memang menawarkan detail instrumen yang lebih jernih dan berbobot. Namun, sebelum memutuskan untuk berpindah platform, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Harga Langganan: Apple Music dibanderol seharga US$ 10.99 per bulan (sekitar Rp 180.000), sedangkan YouTube Music Premium dibanderol sekitar US$ 13.99 per bulan (sekitar Rp 220.000). (Catatan: YouTube Music Premium sudah mencakup akses YouTube bebas iklan).
  • Keterbatasan Perangkat Nirkabel: Fitur lossless pada Apple Music tidak dapat dinikmati secara maksimal jika menggunakan headphone atau earbuds Bluetooth. Pengguna wajib menggunakan headphone kabel (wired) dan DAC eksternal untuk Hi-Res.
  • Konsumsi Data & Penyimpanan: Musik berformat lossless menyedot kuota internet jauh lebih besar serta memakan banyak ruang penyimpanan pada perangkat.

Secara keseluruhan, kualitas audio YouTube Music sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk menemani aktivitas harian. Namun, jika Anda seorang audiophile yang mengutamakan kerapian detail musik dan menggunakan perangkat kabel yang mumpuni, Apple Music adalah pilihan terbaik.