Layanan Keuangan X Money Diberondong Isu Peretasan Sebelum Rilis

Hadirnya X Money justru disambut dengan banyaknya pengguna mendapat permintaan reset kata sandi secara massal.

Diterbitkan 04 September 2026, 12:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Peluncuran layanan keuangan digital dari X, X Money, dikabarkan bersamaan dengan terjadinya peretasan pada pengguna X. Banyak dari mereka melaporkan menerima email permintaan reset kata sandi massal yang tidak mereka ajukan.

Seorang perwakilan platform media sosial ini menyatakan perusahaan sedang menyelidiki masalahnya, namun belum menemukan bukti peretasan yang berhasil.

Dikutip dari TechCrunch, Jumat (5/9/2026), insinyur produk X, Mridul Singhai mengatakan dalam unggahan X, sedang menindaklanjuti keluhan pengguna terkait permintaan reset kata sandi massal.

“Para peretas tampaknya percaya bahwa setelah X Money meluncur secara luas, mereka bisa mendapatkan akses tanpa izin ke akun-akun pengguna,” tulis Singhai.

X Money merupakan layanan pembayaran baru dalam aplikasi X yang memungkinkan pembayaran serta penarikan uang secara instan.

Kehadiran X Money ditujukan untuk mempermudah para kreator menerima pembayaran di platform tersebut, sekaligus mendukung ekosistem ekonomi digital X.

Hingga saat ini, perusahaan yang didirikan Elon Musk itu belum memberikan rincian beserta tanggapan apapun pada akun resmi perusahaan.

 

Tanggapan Penasihat Hukum X dan Grok

Namun, penasihat hukum umum X, James Burnham, menegaskan tim hukum dan keamanan X akan melakukan segala upaya untuk mengidentifikasi hingga menuntut peretas di manapun mereka berada.

Sementara itu, asisten kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) milik X, Grok, turut memberikan klarifikasi terkait mekanisme serangan yang terjadi.

Grok mengonfirmasi para pelaku memanfaatkan username pengguna untuk memicu pemberitahuan reset kata sandi secara massal. Ia juga menyatakan belum ada kebobolan sistem dan pengambilalihan akun secara massal.

Mengingat potensi kerentanan akun X pribadi, pengguna diimbau untuk mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor serta fitur Password Reset Protect melalui menu pengaturan guna mencegah marabahaya.