Saham BUMI Ditutup Melompat 21,32% Sesi I 10 Desember 2025

Berikut pergerakan harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada perdagangan saham Rabu, (10/12/2025).

Diterbitkan 10 Desember 2025, 12:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak signifikan pada perdagangan saham Rabu, (10/12/2025). Kenaikan harga saham BUMI ini terjadi di tengah kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan saham.

Mengutip data RTI, harga saham BUMI melompat 21,32% menjadi Rp 330 per saham. Harga saham BUMI dibuka menguat empat poin ke posisi Rp 276 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 272 per saham. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 334 dan terendah Rp 276 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 327.780 kali dengan volume perdagangan saham 166.160.880 saham

Mengutip Google Finance, harga saham BUMI telah melonjak 120%. Secara year to date (ytd), harga saham BUMI meroket 168,29%.

Adapun pada perdagangan kemarin, investor asing membeli saham BUMI mencapai Rp 265,41 miliar.

Di sisi lain,  IHSG ditutup naik 0,42% ke posisi 8.693,71 hingga penutupan perdagangan sesi pertama, Rabu, 10 Desember 2025. Indeks saham LQ45 menguat 0,57% ke posisi 852,86. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 8.720,88 dan level terendah 8.668,60. Sebanyak 266 saham menguat dan 402 saham melemah. Sementara itu, 132 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.135.895 kali dengan volume perdagangan 42,6 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 19,2 triliun.

Sektor saham bervariasi selama sesi pertama. Sektor saham infrastruktur naik 4,95%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi menguat 2,03%, sektor saham basic menanjak 1,42%. Lalu sektor saham industri mendaki 0,23%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,96%.

Selanjutnya sektor saham teknologi naik 0,48%. Sementara itu, sektor saham transportasi merosot 1,24%, sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,09%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,34%. Selain itu, sektor saham keuangan tergelincir 0,65%, sektor saham properti naik 0,43%.

UBS Lepas 769 Juta Saham Bumi Resources

Sebelumnya, UBS Group AG melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya di PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perwakilan UBS, Dominic Eichrodt dan Ruby Ko, perusahaan menyatakan telah menjual sebagian kepemilikannya pada emiten pertambangan tersebut.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/11/2025) UBS menyebutkan jumlah saham BUMI yang dimiliki turun dari 26,38 miliar saham (7,11%) menjadi 25,61 miliar saham (6,90%). Penurunan terjadi setelah UBS melepas 769.454.100 saham pada transaksi terakhir tanggal 20 November 2025, dengan harga Rp 228,994 per saham.

UBS menjelaskan aksi penjualan saham tersebut dilakukan untuk kebutuhan lindung nilai derivatif klien.

Kepemilikan saham UBS di BUMI terdiri dari kepemilikan langsung dan tidak langsung melalui beberapa entitas dan cabang UBS, termasuk UBS AG London Branch sebagai pemilik manfaat langsung, serta aset-aset yang tercatat atas nama klien Wealth Management melalui cabang UBS di Singapura, Hong Kong, dan Swiss. 

 

UBS Beli Saham BUMI

Selain itu, MultiConcept Fund Management S.A. dan UBS Fund Management (Switzerland) AG juga tercatat sebagai manajer dana terkait kepemilikan tersebut.

Sebelumnya, UBS Group AG menambah kepemilikan saham BUMI pada pertengahan November 2025.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (23/11/2025), UBS Group AG membeli 2.921.668.200 saham BUMI pada 14 November 2025 dengan harga pembelian Rp 197,72.  Jumlah saham yang dibeli itu setara 0,78%. Dengan demikian, nilai pembelian saham BUMI oleh UBS Group AG sekitar Rp 577,67 miliar.

Â