Indonesian Paradise Property Targetkan Kenaikan Kinerja Segmen Hospitality di Musim Liburan

Bali jadi magnet bagi wisatawan lokal maupun internasional. Indonesian Paradise Property menggunakan kesempatan liburan ini untuk meningkatkan kinerja.

Diterbitkan 05 Desember 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), atau Paradise Indonesia, perusahaan yang bergerak di sektor perhotelan, komersial, dan penjualan properti dengan portofolio ikonik, menyatakan keyakinannya periode libur akhir tahun 2025 akan mendorong kinerja segmen perhotelan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebelumnya merilis data dalam Indonesia Tourism Outlook 2026 bahwa jumlah wisatawan mancanegara hingga September 2025 mencapai 5,3 juta, tumbuh 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini turut didorong oleh meningkatnya ketertarikan wisatawan global terhadap destinasi ramah muslim.

Selain itu, sejumlah analis juga memperkirakan akan terjadi peningkatan belanja wisata domestik selama libur panjang akhir tahun. Tren tersebut menjadi momentum bagi Paradise Indonesia untuk memperkuat performa bisnis perhotelan (hospitality).

“Kami melihat peluang pertumbuhan yang kuat menjelang musim liburan, khususnya di segmen hospitality. Dengan portofolio hotel lifestyle iconic yang tersebar di Kawasan wisata utama dengan arus wisatawan yang konsisten tinggi, kami memproyeksikan properti kami akan tetap menjadi destinasi para wisatawan di sepanjang akhir tahun,” ujar CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (5/12/2025).

 

Bali Tetap Jadi Magnet Wisatawan

Bali tetap menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun internasional. Di wilayah ini, Paradise Indonesia mengelola sejumlah properti hospitality yang biasanya mencatatkan tingkat okupansi lebih tinggi pada momentum libur, termasuk Natal dan Tahun Baru.

Portofolio tersebut meliputi Sheraton Bali Kuta Resort, Aloft Bali Kuta at Beachwalk, Yello Hotel Kuta Beachwalk Bali, serta Beachwalk Residence seluruhnya menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman menginap premium.

Selain sektor perhotelan, peningkatan wisata juga diprediksi akan berdampak positif pada aset komersial perusahaan. Beachwalk Shopping Center yang terletak dalam kawasan perhotelan terintegrasi di Kuta Bali, diperkirakan akan mencatat kenaikan traffic pengunjung selama musim liburan.

Properti Paradise Indonesia di Bali unggul berkat lokasinya yang berada di pusat koridor pariwisata utama. Konsep mixed used property yang menggabungkan elemen komersial dan perhotelan memberikan nilai tambah dengan menggerakkan beberapa lini bisnis sekaligus. Destinasi ikonik milik perusahaan terus mencatat kunjungan yang kuat dari konsumen maupun wisatawan.

 

Jawa Barat juga Menarik

Selain Bali yang menjadi primadona wisatawan mancanegara, data Badan Pusat Statistik menempatkan Jawa Barat sebagai salah satu daerah dengan aktivitas wisata domestik tertinggi. Di provinsi ini, Paradise Indonesia memiliki aset unggulan berupa 23 Paskal Shopping Center, salah satu pusat lifestyle terpopuler di Bandung.

Untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pengunjung, Paradise Indonesia baru saja memperluas area 23 Paskal Shopping Center. Fasilitas hiburan keluarga Skyward yang berada di area rooftop semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi rekreasi keluarga dan lifestyle.

Hingga kuartal ketiga, segmen perhotelan mencatat kontribusi Rp 457,1 miliar atau tumbuh 7,7% YoY, sedangkan segmen komersial naik 14,4% YoY menjadi Rp 417,8 miliar.

Dengan tren pariwisata yang terus meningkat, kedua segmen ini diperkirakan mendapatkan tambahan dorongan positif menjelang tutup tahun, yang akan memperkuat pendapatan berulang perusahaan. Dari target pertumbuhan double digit yang telah ditetapkan, perusahaan yakin target tersebut dapat dicapai pada tahun buku 2025.