Kolaborasi BEI dan S&P DJI Hadirkan 3 Indeks Baru

Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) meluncurkan tiga indeks saham

Diterbitkan 03 November 2025, 18:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) meluncurkan tiga indeks saham hasil kolaborasi yang mencerminkan beragam segmen pasar Indonesia. Ketiga indeks tersebut adalah S&P/IDX Indonesia ESG Tilted, S&P/IDX Indonesia Dividend Opportunities, dan S&P/IDX Indonesia Sharia High Dividend.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis BEI untuk memperluas pengembangan produk investasi pasif serta meningkatkan daya saing indeks domestik di pasar global. Melalui kerja sama ini, BEI memadukan pemahaman mendalam terhadap pasar Indonesia dengan keahlian global S&P DJI dalam pengindeksan, guna menciptakan tolok ukur investasi yang kredibel dan sesuai standar internasional.

Indeks S&P/IDX Indonesia ESG Tilted berfokus pada emiten yang memiliki skor keberlanjutan (ESG) tinggi dan menonjol dalam setiap sektor. Sementara itu, S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend memantau kinerja 30 perusahaan berdividen tinggi yang masuk dalam semesta indeks S&P Indonesia Sharia BMI dan memenuhi prinsip syariah. 

Adapun S&P/IDX Indonesia Dividend Opportunities mengukur 30 perusahaan dengan imbal hasil dividen tinggi dari kelompok S&P Indonesia LargeMidCap, dengan memperhatikan keberlanjutan pembayaran dividen serta likuiditas saham.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengatakan peluncuran indeks ini menjadi momentum penting bagi perkembangan investasi pasif di Tanah Air.

  

Produk Berbasis Indeks

Irvan menjelaskan minat terhadap produk berbasis indeks di Indonesia terus meningkat pesat. Berdasarkan data OJK per September 2025, terdapat 74 produk reksa dana pasif dan ETF berbasis indeks saham dengan total dana kelolaan mencapai Rp16,41 triliun, naik hampir tiga kali lipat dibandingkan tujuh tahun lalu.

“Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap strategi investasi pasif. BEI berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan produk investasi berbasis indeks di pasar modal Indonesia,” katanya dalam acara peluncuran, Senin (3/11/2025), di Main Hall BEI.

Sementara itu, Head of Sales Asia Pasifik S&P Dow Jones Indices, Rick Chau, menilai kerja sama dengan BEI memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar modal yang tangguh di kawasan.

“Indonesia telah menunjukkan transformasi luar biasa, menjadi ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan pasar modal yang terus berkembang meskipun di tengah tantangan global,” ujarnya.

 

Menangkap Peluang Pertumbuhan

Rick menjelaskan, peluncuran tiga indeks baru ini dirancang untuk menangkap peluang pertumbuhan yang selaras dengan arah pengembangan pasar modal Indonesia, termasuk aspek keberlanjutan dan keuangan syariah.

“Kolaborasi ini merupakan awal dari perjalanan panjang antara S&P Dow Jones Indices dan BEI untuk menghadirkan lebih banyak solusi indeks inovatif yang dapat membantu investor menavigasi pasar Indonesia,” katanya.

Dengan peluncuran tiga indeks co-branded ini, BEI dan S&P DJI menegaskan komitmen mereka dalam memperluas akses investor terhadap instrumen berbasis indeks, memperkuat transparansi pasar, serta mendukung pertumbuhan keuangan berkelanjutan di Indonesia.