Rights Issue, Emiten PANI Terbitkan 1,21 Miliar Saham

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk akan memakai dana hasil rights issue untuk menyertakan saham di PT Bangun Kosambi Sukses Tbk.

Diperbarui 03 September 2025, 16:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) akan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan 1,21 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (3/9/2025), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk akan memakai dana hasil rights issue antara lain untuk menambah penyertaan saham pada salah satu entitas anak Perseroan yakni PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (BKS) melalui pembelian saham maksimal 44,10% dari modal ditempatkan dan disetor dalam BKS yang dimiliki PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya.

Selain itu, sisa dana hasil rights issue akan dipakai untuk menyertakan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh entitas anak Perseroan yakni PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam masing-masing entitas anak Perseroan.

PANI berharap rights issue ini berdampak positif yang signifikan bagi keberlanjutan dan pengembangan bisnis Perseroan.

"Aksi korporasi ini akan memperkuat struktur permodalan, meningkatkan aset, serta mendukung ekspansi dan pertumbuhan pendapatan pada masa mendatang,” demikian seperti dikutip.

 

Alasan Rights Issue

Perseroan akan memiliki fleksibilitas yang lebih baik dalam merealisasikan rencana bisnis strategis dengan modal lebih kuat. Selain itu, rights issue juga mempercepat pengembangan proyek dan meningkatkan daya saing di industri properti nasional.

"Seluruh langkah ini diharapkan berkontribusi pada penciptaan nilai jangka panjang serta memberikan imbal hasil investasi yang optimal bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan,” demikian seperti dikutip dalam keterbukaan informasi BEI.

Seiring pelaksanaan rights issue ini, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru sesuai dengan HMETD yang dimiliki akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi.

Untuk melaksanakan rights issue ini, Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 Oktober 2025.

 

Gerak Saham

Perseroan akan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada OJK setelah rencana rights issue tersebut disetujui oleh pemegang saham Perseroan dalam RUPSLB.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu pekan ini, saham PANI melemah 2,05% ke posisi Rp 15.550 per saham. Harga saham PANI dibuka naik ke posisi Rp 16.625 per saham. Saham PANI berada di level tertinggi Rp 16.700 dan terendah Rp 15.450 per saham. Total frekuensi perdagangan 24.131 kali dengan volume perdagangan 498.153 saham. Nilai transaksi Rp 796,9 miliar.

Harga saham CBDK susut 3,05% ke posisi Rp 6.350 per saham. Harga saham CBDK dibuka naik ke posisi Rp 6.800 per saham. Saham CBDK berada di level tertinggi Rp 6.975 dan terendah Rp 6.325 per saham. Total frekuensi perdagangan 14.884 kali dengan volume perdagangan 337.637 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 222,6 miliar.