IHSG Dibuka Fluktuatif, Sempat Hijau Lalu Kembali Melemah

IHSG dibuka melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Meski sempat berbalik menguat, tekanan jual kembali menyeret indeks ke zona merah pada awal sesi.

Diterbitkan 23 Juni 2026, 09:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan saham Selasa (23/6/2026). Meski sempat berbalik menguat sesaat setelah pembukaan, indeks kembali mengalami tekanan dan bergerak di zona merah.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka turun ke level 6.096,49 dari penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 6.116,69. Pada pukul 09.02 WIB, IHSG masih melemah 0,25% ke level 6.101,41.

Indeks saham LQ45 juga terkoreksi 0,39% menjadi 597,80. Sebagian besar indeks saham acuan tercatat bergerak di zona merah.

Pada pukul 09.05 WIB, IHSG sempat berbalik menguat hingga menyentuh level 6.121,77. Namun, tiga menit kemudian indeks kembali tertekan dan turun 0,17% ke posisi 6.108,17.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG bergerak di kisaran level tertinggi 6.121,77 dan level terendah 6.084,65.

Sebanyak 246 saham melemah sehingga membebani pergerakan IHSG. Sementara itu, 208 saham menguat dan 204 saham lainnya stagnan.

Total frekuensi perdagangan saham tercatat 109.810 kali dengan volume perdagangan mencapai 1,2 miliar saham. Adapun nilai transaksi harian saham mencapai Rp 922 miliar. Sementara itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 17.850.

Sektor Infrastruktur Pimpin Penguatan

Pergerakan sektor saham pada awal perdagangan berlangsung bervariasi. Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan 1,26%.

Selanjutnya, sektor basic materials menguat 0,80%, sedangkan sektor consumer cyclical naik 0,39%.

Di sisi lain, sektor kesehatan mencatat pelemahan 0,80%. Sektor energi juga turun 0,83% dan menjadi salah satu sektor yang menekan laju IHSG pada awal sesi perdagangan.

IHSG Berpeluang Melemah

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rawan koreksi pada perdagangan saham Selasa, (23/6/2026). IHSG hari ini menguji 5.723-5.972. Lalu apa saja strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG merosot 0,98% menjadi 6.116 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, tetapi pergerakan IHSG masih mampu berada di atas moving average (MA) 20 harian pada Senin, 22 Juni 2026.

“Saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv],” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.

Ia menuturkan, IHSG rawan melanjutkan koreksi untuk menguji rentang area 5.723-5.972, selanjutnya masih terdapat peluang IHSG menguat ke 6.548-6.782.

Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.784,5.594 dan level resistance 6.286,6.459 pada Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 6.050-6.220.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (TRIM), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Rekomendasi Teknikal

1.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Buy on Weakness

Saham BBCA terkoreksi 1,19% ke 6.225 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun berada di bawah moving average (MA)60 harian. Saat ini, posisi BBCA diperkirakan berada pada bagian dari wave [ii] dari wave A.

Buy on Weakness: 5.475-6.150

Target Price: 6.850, 7.150

Stoploss: below 5.350

 

2.PT Indosat Tbk (ISAT) - Buy on Weakness

Saham ISAT menguat 0,29% ke 1.740 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun mengecil. “Kami memperkirakan, posisi ISAT berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [y],” kata Herditya.

Buy on Weakness: 1.510-1.675

Target Price: 1.840, 1.950

Stoploss: below 1.465

 

3.PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) - Buy on Weakness

Saham NCKL menguat 0,58% ke 870 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA20.

“Kami perkirakan, posisi NCKL saat ini berada pada bagian dari wave 2 dari wave (1),” kata dia.

Buy on Weakness: 820-855

Target Price: 970, 1.050

Stoploss: below 800

 

4.PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) - Buy on Weakness

Saham RAJA terkoreksi 2,35% ke 3.740 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakan RAJA cenderung sideways dan berada di bawah MA60. Herditya mengatakan, pihaknya memperkirakan, posisi RAJA saat ini berada pada bagian dari wave B dari wave (A).

Buy on Weakness: 3.150-3.730

Target Price: 4.080, 4.750

Stoploss: below 2.950

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah salah satu tempat yang memperjualbelikan saham, obligasi, dan sebagainya di Indonesia.
    BEI
  • Pembukaan IHSG
  • Bursa saham