Bursa Asia Menghijau setelah Trump Ungkap Israel dan Iran Sepakat Gencatan Senjata

Bursa Asia menguat setelah adanya pengumuman Presiden AS Donald Trump di sosial media bahwa Israel dan Iran sepakat gencatan senjata. Meskipun kedua negara yang bertikai tersebut belum terbuka tetapi saham-saham di kawasan Asia dan Pasifik menghijau.

Diterbitkan 24 Juni 2025, 08:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar saham Asia-Pasifik naik pada pembukaan perdagangan hari Selasa. Penguatan bursa Asia ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa Iran dan Israel telah sepakat untuk gencatan senjata.

"Telah sepenuhnya disepakati oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA yang Lengkap dan Total... selama 12 jam, di mana Perang akan dianggap BERAKHIR!" tulis Trump di Truth Social.

Namun, baik Iran maupun Israel belum secara terbuka mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima jadwal gencatan senjata Trump.

Mengutip CNBC, Selasa (24/6/2025), Indeks saham patokan Jepang Nikkei 225 naik 1,59%, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 1,32%.

Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 2,09% dan indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 1,71%.

S&P/ASX 200 Australia diperdagangkan 0,69% lebih tinggi.

Indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 23.721, menunjukkan pembukaan yang lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir HSI di level 23.689,13.

 

Bursa AS

Bursa berjangka AS naik setelah pengumuman Trump. Indeks berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average naik 134 poin atau 0,3%. Indeks berjangka S&P 500 naik 0,4%, sementara indeks berjangka Nasdaq 100 naik 0,6%.

Sepanjang malam di AS, tiga indeks utama ditutup lebih tinggi karena investor merasa lega bahwa respons Iran terhadap serangan AS selama akhir pekan lebih terkendali dari yang diharapkan.

Dow Jones Industrial Average naik 374,96 poin atau 0,89%, berakhir pada level 42.581,78. S&P 500 naik 0,96% dan ditutup pada 6.025,17, sementara Nasdaq Composite naik 0,94% dan ditutup pada 19.630,97.

 

Mata Uang Kripto juga Menguat

Bitcoin naik lebih dari 1,65% menjadi USD 105.538 pada awal sesi Asia setelah laporan bahwa Iran dan Israel telah menyetujui jadwal gencatan senjata. Ether melonjak lebih dari 3% menjadi USD 2.426,85.

Pada hari Minggu, Bitcoin turun di bawah angka USD 99.000 yang merupakan level terendah dalam lebih dari sebulan, setelah AS melancarkan serangan terhadap situs nuklir Iran.

Ether juga sempat anjlok lebih dari 10%.