Mulia Boga Raya Siapkan Kocek Rp 14,48 Miliar untuk Buyback Saham KEJU

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa. Dana yang dialokasikan pada aksi tersebut sebanyak-banyaknya sebesar Rp 14,48 miliar.

Diterbitkan 14 Maret 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa. Dana yang dialokasikan pada aksi tersebut sebanyak-banyaknya sebesar Rp 14,48 miliar.

Adapun perkiraan jumlah lembar saham yang akan dibeli kembali kurang lebih sebesar 0,39% atau kurang lebih sebanyak 21.937.500 lembar saham dari total lembar saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan.

Pembelian kembali saham perseroan tersebut akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama 12 bulan sejak disetujui persetujuan pemegang saham. Rencananya, perseroan akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 22 April 2025 untuk meminta restu pemegang saham mengenai aksi pembelian kembali saham.

Perseroan akan menggunakan kas internal perseroan sebagai sumber pendanaan untuk melaksanakan pembelian kembali saham perseroan. Oleh karena itu, pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan akan mengakibatkan turunnya kas internal perseroan dengan nilai penurunan maksimum sebesar Rp 14,48 miliar. Lebih lanjut lagi, perseroan memperkirakan pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan tidak akan menimbulkan dampak penurunan pendapatan perseroan secara signifikan.

"Dengan adanya Pembelian Kembali Saham Perseroan akan membuat harga saham di masa yang akan datang menjadi lebih stabil dan berdampak positif bagi pemegang saham dan Perseroan," ungkap manajemen PT Mulia Boga Raya Tbk dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/3/2025).

Bersamaan dengan itu, perseroan juga mengumumkan rencana penambahan kegiatan usaha. Guna meningkatkan kinerja Perseroan ke depannya, Perseroan sebagai perusahaan yang bergerak dibidang industri makanan khususnya untuk produk keju dan mayonais, melihat adanya peluang usaha dibidang usaha Perdagangan Besar Makanan dan Minuman Lainnya.

 

Perdagangan

Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan dan minuman lainnya, seperti tepung beras, tepung tapioka, premiks bakeri, karamel, madu olahan, kerupuk udang dan lain- lain. Termasuk pangan untuk keperluan gizi khusus (untuk bayi, anak, dan dewasa), bahan pangan (food additive), bahan penolong (processing aid), makanan ringan lainnya, serealia dan produk berbasis serealia yang belum diolah maupun telah diolah, minuman produk kedelai, makanan siap saji, serta perdagangan besar makanan untuk hewan piaraan dan makanan ternak.

Peluang usaha tersebut adalah kegiatan usaha yang sebelumnya bukan merupakan salah satu dari bidang usaha dan jenis kegiatan usaha utama Perseroan. Penambahan kegiatan usaha ini sebagai bentuk ekspansi bisnis Perseroan untuk menjangkau lebih banyak konsumen, meningkatkan basis pelanggan dan memperluas pangsa pasar.

 

Pertumbuhan Bisnis

Perseroan yakin dan optimis bahwa Penambahan Kegiatan Usaha ini dapat memberikan pertumbuhan bisnis sehingga meningkatkan pendapatan dan keuntungan Perseroan.

Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perdagangan Besar Makanan dan Minuman Lainnya, Perseroan telah mempersiapkan tenaga kerja yang ahli yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan operasional atas Penambahan Kegiatan Usaha tersebut.

Perseroan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten dibidangnya terkait dengan Penambahan Kegiatan Usaha tersebut. Perseroan tidak melakukan penambahan tenaga kerja dan memanfaatkan tenaga kerja yang sudah ada (existing). Perseroan memiliki jumlah tenaga kerja sebanyak 363 orang per 31 Desember 2024.

Â