Sukses

Presiden Komisaris dan Direktur Unilever Indonesia Mengundurkan Diri

Liputan6.com, Jakarta - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengumumkan pengunduran diri dua anggota manajemen Unilever Indonesia.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Hemant Bakshi mengundurkan diri dari jabatannya selaku Presiden Komisaris Unilever Indonesia sejak 28 Juli 2022.

"Pengunduran Hemant Bakshi sehubungan dengan penempatan posisi baru beliau pada perusahaan afiliasi perseroan,” ungkap Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Reski Damayanti, dikutip Jumat (1/7/2022).

Selanjutnya, perseroan akan mengusulkan Sanjiv Mehta sebagai Presiden Komisaris perseroan yang baru pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan yang akan diadakan pada 28 Juli 2022. Hemant Bakshi diangkat sebagai Presiden Komisaris perseroan pada RUPS 25 November 2020 dan efektif pada 1 Desember 2020.

Sebelumnya, Hemant Bakshi menjabat sebagai Presiden Direktur Unilever Indonesia. Ia juga pernah mengisi posisi Direksi lainnya, seperti Direktur Eksekutif untuk Home & Personal Care (HPC), Direktur Eksekutif – Customer Development. Tak hanya itu, Hemant Bakshi juga tercatat pernah menjabat Wakil Presiden Regional Kategori Skin – South Asia, Wakil Presiden Regional untuk Merek Lifebuoy dan Fair & Lovely dan Manager Regional South Asia di Hindustan Lever Limited (HUL).

Selain Hemant Bakshi, perseroan mengumumkan pengunduran diri Rizki Raksanugraha dari jabatannya selaku direktur perseroan efektif per 31 Juli 2022.

"Pengunduran diri Rizki Raksanugraha sehubungan dengan alasan pribadi,” kata Rizki.

Rizki diangkat sebagai Direktur Unilever Indonesia melalui RUPSLB pada 20 November 2019 dan saat ini memimpin divisi supply chain. Sebelum bergabung dengan Unilever Indonesia, Rizki Raksanugraha adalah Direktur Operasi pada Danone Indonesia sejak Agustus 2016.

Rizki meraih gelar sarjana teknik dari Universitas Indonesia (1990), gelar MBA dari Monash University Melbourne dan MM dari IPMI Jakarta (2001), serta Master of Philosophy dari Maastricht School of Management, Belanda (2007).

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Unilever Indonesia Siap Tebar Dividen Final Rp 84 per Saham, Catat Jadwalnya

Sebelumnya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2021 sebesar Rp 150 per saham. Dengan demikian, total dividen 2021 yang dibagikan Rp 5,72 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin (20/6/2022), PT Unilever Indonesia Tbk akan membagikan dividen final dari laba bersih 2021 sebesar Rp 84 per saham. Total dividen final itu sebesar Rp 3,20 triliun yang dibagikan kepada pemegang atau pemilik 38.150.000.000 saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 27 Juni 2022 pukul 16.00 WIB.

Adapun sebelumnya perseroan telah membagikan dividen interim untuk tahun buku 2021 dari laba bersih perseroan pada 31 Desember 2021 sebesar Rp 66 per saham. Total dividen interim yang diberikan tersebut Rp 2,51 triliun kepada pemegang atau pemilik 38.150.000.000 saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 1 Desember 2021.

Berikut jadwal pembagian dividen 2021:

-Cum dividen di pasar regular dan negosiasi pada 23 Juni 2022

-Ex dividen di pasar regular dan negosiasi pada 24 Juni 2022

-Cum dividen di pasar tunai pada 27 Juni 2022

-Ex dividen di pasar tunai pada 28 Juni 2022

Pembayaran dividen final kepada pemegang saham yang berhak akan dilaksanakan selambatnya pada 13 Juli 2022.

 

 

3 dari 4 halaman

Tebar Dividen Rp 84 per Saham

Sebelumnya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menyebar dividen total Rp 84 per lembar sahamnya dari laba bersih 2021. Hal tersebut diungkap dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Unilever Indonesia yang digelar di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/6/2022).

"Penetapan penggunaan laba perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 di mana kami akan membagikan dividen final sebesar Rp 84 per lembar saham,” ujar Presiden Direktur Univeler Indonesia Ira Noviarti dalam paparan publik perseroan, Rabu (15/6/2022).

Menurut dia, total, hampir 100 persen dari laba bersih atau sekitar 99 persen yang dibagikan. 

Setelah dua tahun menghadapi berbagai tantangan selama pandemi Covid-19, Unilever Indonesia menyampaikan hasil kinerja keuangan kuartal 1 2022 (tidak diaudit) dengan berhasil mencetak penjualan bersih sebesar Rp 10,8 triliun. Penjualan domestik bertumbuh sebesar 5,8 persen year on year atau 13,9 persen quarter on quarter.

"Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 2 triliun atau bertumbuh sebesar 19,0 persen year on year, termasuk penyesuaian satu kali atas Central Service Fee 2021, di luar penyesuaian tersebut laba bersih bertumbuh sebesar 4,8 persen," ungkap Ira.

 

 

4 dari 4 halaman

Pergantian Komisaris

Sementara, sebagai upaya penguatan organisasi, Unilever Indonesia juga mengukuhkan jajaran kepemimpinan senior, dengan mengangkat sejumlah direktur yang telah disahkan dalam RUPST hari ini.

Jajaran direksi Perseroan yang baru diangkat adalah Amaryllis Esti Wijono sebagai direktur kategori Nutrition. Anindya Garini Hira Murti Triadi sebagai direktur kategori Ice Cream, Sandeep Kohli sebagai Direktur kategori Beauty & Wellbeing.

Shiv Sahgal sebagai Direktur kategori Home Care, Vivek Agarwal sebagai Direktur keuangan. Jajaran direksi yang baru merupakan eksekutif-eksekutif berpengalaman luas di bidangnya, dan telahmencetak sederet pencapaian dalam berbagai posisi seniorselama berkarir, bukan hanya di Indonesia.