Sukses

10 Saham Paling Loyo pada 14-18 Maret 2022

Liputan6.com, Jakarta - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif pada 14-18 Maret 2022. Di tengah penguatan IHSG, 10 saham alami penurunan tajam atau top losers.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,47 persen menjadi  6.954,96.Dengan penguatan IHSG itu, kapitalisasi bursa menguat 0,54 persen menjadi Rp 8.731,25 triliun dari pekan lalu Rp 8.684,68 triliun.

Selama sepekan, sebagian besar sektor saham melemah yang dipimpin indeks sektor saham propertI susut 3,73 persen. Diikuti indeks sektor saham IDXinfrastruktur tergelincir 2,34 persen dan indeks sektor saham IDXindustry melemah 0,97 persen.

Selain itu, indeks sektor saham IDXfinance menguat 1,47 persen, dan memimpin penguatan. Diikuti indeks sektor saham IDXbasic naik 1,09 persen dan indeks sektor saham IDXnonsiklikal menanjak 0,83 persen.

Dalam sepekan, investor asing  membukukan aksi beli bersih sekitar Rp 7,17 triliun. Sepanjang tahun berjalan 2021, aksi beli investor asing mencapai Rp 24,67 triliun.

Namun, pada pekan ini, ada 10 saham yang akan koreksi tajam atau top losers. Berikut 10 saham menjadi top losers pada 14-18 Maret 2022:

1.PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI)

Saham SQMI merosot 23,38 persen dari Rp 77 per saham menjadi Rp 59 per saham.

2.PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA)

Saham IDEA merosot 21,43 persen dari Rp 70 per saham menjadi Rp 55 per saham

3.PT Duta Intidaya Tbk (DAYA)

Saham DAYA merosot 20,77 persen dari Rp 260 per saham menjadi Rp 206 per saham

4.PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)

Saham MPRO tergelincir 18,39 persen dari Rp 870 per saham menjadi Rp 710 per saham

5.PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)

Saham CBMF tergelincir 18,07 persen dari Rp 83 per saham menjadi Rp 68 per saham

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Saham SBMA-BPTR

6.PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA)

Saham SBMA melemah 17,22 persen dari Rp 302 per saham menjadi Rp 250 per saham

7.PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA)

Saham STAA melemah 16,58 persen dari Rp 935 per saham menjadi Rp 780 per saham

8.PT Sejahteraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)

Saham SRAJ susut 15,50 persen dari Rp 258 per saham menjadi Rp 218 per saham

9.PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO)

Saham PGJO merosot 14,29 persen dari Rp 70 per saham menjadi Rp 60 per saham

10.PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR)

Saham BPTR tergelincir 14,05 persen dari Rp 370 per saham menjadi Rp 318 per saham