Liputan6.com, Jakarta - Transaksi harian saham mencapai Rp 32,9 triliun pada perdagangan saham, Selasa, (23/6/2026). Hal ini seiring ada transaksi jumbo saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) di pasar negosiasi.
Mengutip data RTI, transaksi harian saham ARCI mencapai Rp 18,3 triliun di pasar negosiasi. Transaksi saham ARCI sebanyak tiga kali dengan volume perdagangan saham sekitar 1.660.555.000 saham. Harga saham ARCI di pasar negosiasi turun 0,90% menjadi Rp 1.100 per saham. Saham ARCI berada di level tertinggi dan terendah Rp 1.100 per saham.
Sedangkan di pasar regular, saham ARCI ditutup naik 2,88% menjadi Rp 1.070 per saham. Transaksi saham ARCI dibuka turun lima poin menjadi Rp 1.035 per saham. Harga saham ARCI berada di level tertinggi Rp 1.105 dan terendah Rp 1.000 per saham. Total frekuensi perdagangan 10.897 kali dengan volume perdagangan saham 166.604.752 saham. Nilai transaksi harian Rp 18,3 triliun.
Advertisement
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,25% menjadi 6.101,33. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,13% menjadi 598,42. Sebagian besar indeks saham acuan merosot.
Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.121,77 dan terendah 5.993,03. Sebanyak 373 saham melemah sehingga bebani IHSG. 282 saham menguat dan 160 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 1.790.743 kali dengan volume perdagangan saham 41,5 miliar saham.
Mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham kesehatan melonjak 3,97%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic naik 0,49%, sektor saham industri bertambah 0,46%. Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,15%, sektor saham consumer siklikal naik 0,28%. Lalu sektor saham properti bertambah 1,54% dan sektor saham infrastruktur menguat 0,27%.
Di sisi lain, sektor saham energi terpangkas 0,61%, sektor saham keuangan turun 0,62%, sektor saham teknologi terperosok 1,05%, dan sektor saham transportasi melemah 0,15%.
Direktur Utama ARCI Beli 1,5 Juta Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3982435/original/087260400_1648860357-WhatsApp_Image_2022-04-01_at_1.31.35_PM.jpeg)
Sebelumnya, Direktur Utama PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), Rudy Suhendra membeli saham ARCI pada awal Juni 2026. Aksi pembelian saham ini untuk investasi.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (6/6/2026), Direktur Utama Archi Indonesia, Rudy Suhendra membeli 1.500.000 saham ARCI dengan harga Rp 1.036 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham ARCI mencapai Rp 1,55 miliar.
"Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung," demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Setelah transaksi, ia memiliki 28.500.000 saham ARCI atau setara 0,113%. Sebelumnya, Rudy memiliki saham ARCI 27.000.000 atau setara 0,107%.
Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 5 Juni 2026, harga saham ARCI ditutup naik 1% menjadi Rp 1.015 per saham. Harga saham ARCI berada di level tertinggi Rp 1.065 dan terendah Rp 1.000 per saham. Kapitalisasi pasar saham ARCI mencapai Rp 25,61 triliun.
Advertisement
Rajawali Kapital Emas Beli 1,53 Miliar Saham ARCI, Ini Tujuannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3528778/original/001279100_1627915383-TAMBANG_EMAS_TOKA_TINDUNG1._Tambang_Emas_Toka_Tindung_milik_Archi_Indonesia__Sulawesi_Utara_-_Archi_Indonesia_s_Toka_Tindung_Gold_Mine__North_Sulawesi.jpeg)
Sebelumnya, salah satu pemegang saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yakni PT Rajawali Kapital Emas membeli saham ARCI pada Senin, 6 April 2026. Transaksi pembelian saham ARCI ini untuk restrukturisasi internal.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/4/2026), Rajawali Kapital Emas membeli 1.536.826.000 saham ARCI dengan harga Rp 1.275 per saham. Nilai pembelian saham ARCI itu sekitar Rp 1,95 triliun. Adapun Rajawali Kapital Emas membeli saham ARCI itu dari pengendali saham ARCI yakni Rajawali Corpora.
Pada 6 April 2026, Rajawali Corpora menjual 1.536.825.000 saham ARCI dengan harga Rp 1.275 per saham.
“Tujuan transaksi restrukturisasi internal (pengalihan antar afiliasi dalam satu grup dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Setelah transaksi penjualan saham ARCI, Rajawali Corpora mengenggam 65,80% saham ARCI atau setara 16,60 milliar saham. Sebelumnya Rajawali Corpora memiliki 71,89% saham ARCI atau setara 18,14 miliar saham.
Sedangkan Rajawali Kapital Emas memiliki 17,85% saham ARCI atau setara 4,50 milair saham ARCI. Sebelumnya, Rajawali Kapital Emas mengenggam 11,76% saham ARCI atau setara 2,96 miliar saham ARCI.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3528779/original/00_1627915564-pabrik_pengolahan_emas_toka_tindung2._Pabrik_Pengolahan_Emas_Toka_Tindung_milik_Archi_Indonesia__Sulawesi_Utara_-_Archi_Indonesia_s_Toka_Tindung_Gold_Processing_Plant__North_Sulawesi.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008991/original/022280300_1577703437-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524871/original/011814200_1782454663-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_13.06.41__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487884/original/021638500_1769682066-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8522322/original/032290200_1782450708-IMG-20260626-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008995/original/016151200_1577703440-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)