Sukses

Ekspansi, BukaPengadaan Kini Kelola Lima Platform

Liputan6.com, Jakarta - BukaPengadaan, salah satu entitas PT Bukalapak.com (BUKA) telah memproses lebih dari 6 ribu purchase order dengan lebih dari 1,8 ribu pelanggan sepanjang tahun ini. Pada periode yang sama, tercatat lebih dari 30 ribu produk terjual melalui platform ini.

AVP of Operation & Marketing Analytics BukaPengadaan, Andry Jachja menyebutkan, fitur dari BukaPengadaan antara lain berbasis cloud dengan biaya set-up gratis. selain itu, akses ke lebih dari 6 juta jaringan penjual di platform perusahaan.

"Lainnya, transaksi tanpa batas ke lebih dari 400 juta kategori produk, hingga transparansi data dan persetujuan alur kerja untuk pengadaan pembeli," kata Andry.

Saat ini, BukaPengadaan telah melebarkan sayap dan memiliki lima platform. Pertama, yakni Bela Pengadaan. Bela Pengadaan merupakan platform yang dibuat oleh LKPP berkolaborasi dengan marketplace untuk pengadaaan barang dan jasa pemerintah di seluruh Indonesia.

Bela Pengadaan mendukung kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk membantu para UMKM dengan maksimum transaksi sampai dengan Rp 50 juta. Sepanjang 2021, platform tersebut sudah mencatatkan lebih dari 7 ribu purchase order oleh lebih dari 1,9 ribu institusi pemerintah. Dengan produk terjual lebih dari 16 ribu.

Kedua, pada 2021, BukaPengadaan telah ditunjuk sebagai mitra operator oleh Kemendikbud Ristek. Dari kerja sama tersebut, lantaran Buka Pengadaan Siplah untuk melayani pengadaan barang dan jasa untuk satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan menggunakan sumber dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Kita baru mulai sekitar Agustus-September. Total order kita saat ini sekitar 200, total partisipasinya sekitar 1.000, dan produk terjual nya sekitar 500 karena kita baru launch sekitar 2-3 bulan,” ujar Andry.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

BukaPengadaan Marketplace

Selanjutnya, yakni BukaPengadaan Marketplace. Yakni merupakan platform yang dapat dikonsturnisasai oleh customer BukaPengadaan untuk bus memberikan experience seperti memiliki marketplace sendiri.

Platform ini memungkinkan akses kepada 6 juta vendor dan ratusan workflow yang dapat disesuaikan dengan proses bisnis, ditambah dengan integrasi sistem. Platform ini telah mencatatkan lebih dari 2 ribu purchase order oleh 9 perusahaan. Dengan lebih dari 2 ribu produk terjual.

Keempat BukaPengadaan Travel yang memungkinkan pengelolaan perjalanan bisnis lebih mudah dengan laporan pengeluaran otomatis. Tersedia penerbangan, hotel, kereta api, mobil, sepeda motor, makanan dan kebutuhan lainnya. Serta kelima yakni e-Procurement.

Pada 2022, perusahaan berencana BukaPengadaan Financing. Platform tersebut memungkinkan pelaku UMKM, korporasi, maupun institusi memperoleh pembiayaan untuk pengadaan hingga Rp 2 miliar. Fitur yang akan ditawarkan platform ini antara lain bunga ringan, tenor panjang, serta pengajuan yang mudah dan cepat.