Sukses

Itama Ranoraya Bakal Buyback Saham Rp 120 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) berencana membeli kembali (buyback) saham Perseroan sebanyak-banyaknya Rp 120 miliar.

Manajemen Itama Ranoraya menjelaskan, aksi buyback mengacu pada kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan dan Surat Edaran OjK Nomor 3/SEOJK.04/2020 dengan kondisi lain sebagai kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Serta Peraturan OJK Nomor 2/P0JK.04/2013 tentang pembelian kembali saham atau buyback yang dikeluarkan oleh emiten atau perusahaan publik.

Sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK, pembelian kembali saham akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 3 bulan setelah tanggal penyampaian keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Anggaran sebanyak-banyaknya Rp 120 miliar dan atau jumlah nominal sebanyak-banyaknya 75 juta lembar saham atau sebesar 4,69 persen dari jumlah saham,” demikian dikutip Selasa (30/11/2021).

Pembelian saham ini menggunakan dana idle perusahaan. Sehingga tidak akan mempengaruhi pendapatan dan pembiayaan perusahaan.

Itama Ranoraya mencatat laba bersih per 31 Desember 2021 sebesar Rp 40 per saham. Sedangkan performa laba per saham setelah pembelian ini dilaksanakan adalah Rp 68,75.

"Pelaksanaan pembelian kembali saham akan menyebabkan perubahan pada jumlah saham yang beredar, namun perubahan tersebut tidak signifikan terhadap performa laba per saham perseroan,” ujar manajemen IRRA.

Dengan tetap meniaga arus perusahaan, kemampuan Perusahaan untuk mencapai target 2021 akan terjaga. Ditambah dengan citra Perusahaan yang akan terbantu dengan stabilnya harga saham, akan melancarkan perusahaan mencapai tujuan-tujuan bisnis.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Gerak Saham IRRA

Pada perdagangan Selasa, 30 November 2021 pukul 09:58 WIB, saham IRRA turun 0,53 persen ke posisi Rp 1.865 per saham. Saham IRRA dibuka stagnan Rp 1.875 per saham.

Saham IRRA berada di level tertinggi Rp 1.900 dan terendah Rp 1.840 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.148 kali. Total volume perdagangan 68.917. Nilai transaksi Rp 12,9 miliar.