Tangis Sambut Jenazah Setiawan, Perantau Diamuk Massa usai Dituduh Curi Motor

Setiawan merantau ke kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sekitar tujuh bulan lalu untuk mencari nafkah.

OlehFauzan
Diterbitkan 27 Juli 2026, 22:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tangis keluarga pecah saat ambulans yang membawa jenazah Setiawan (33) tiba di Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Senin (27/7/2026).

Perantau yang baru tujuh bulan bekerja di Morowali, Sulawesi Tengah, itu pulang dalam keadaan tak bernyawa setelah diduga menjadi korban pengeroyokan massa karena dituduh mencuri sepeda motor.

Suasana duka menyelimuti rumah duka. Setelah disemayamkan, jenazah Setiawan dimakamkan di kampung halamannya.

Kepala Desa Kompang Ansar, yang juga paman korban, mengatakan Setiawan merantau ke kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sekitar tujuh bulan lalu untuk mencari nafkah.

"Dia adalah tulang punggung keluarga," kata Ansar.

Menurut Ansar, Setiawan menjadi harapan keluarga setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Ayah korban wafat pada Januari 2026, sedangkan ibunya meninggal pada 2011.

"Ayahnya meninggal pada Januari 2026, ibunya meninggal sejak 2011," ujarnya.

Meski masih berduka, keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian. Mereka berharap proses hukum berjalan transparan dan seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan.

"Mungkin ini sudah takdir. Kami tidak ingin kasus ini melebar ke mana-mana karena kami juga tidak tahu secara pasti keseluruhan kejadian di sana. Tapi ini menyangkut nyawa keponakan saya," tutur Ansar.

Harapan serupa disampaikan sepupu korban, Tina. Ia meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.

"Kami berharap aparat kepolisian di sana bisa menjamin proses hukum berjalan dengan baik. Menghilangkan nyawa orang lain adalah tindakan yang tidak bisa dibiarkan," katanya.

Tewas Diamuk Massa Karena Dituduh Curi Motor

Sebelumnya, Setiawan (33) meninggal dunia setelah diamuk massa usai dituduh mencuri sepeda motor. di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Sabtu (25/7/2026) malam. Rekaman video yang memperlihatkan korban menjadi sasaran amuk massa kemudian viral di berbagai platform media sosial.

Kabag Ops Polres Morowali AKP Rustang membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, korban awalnya diamankan warga karena diduga mencuri sepeda motor milik salah seorang pengunjung toko.

"Korban diamankan oleh masyarakat karena dituduh mencuri motor. Korban dimassa hingga luka-luka dan meninggal dunia," kata Rustang saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).

Rustang menjelaskan, personel Polres Morowali langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Namun saat petugas tiba, korban sudah berada dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Korban diserahkan kepada kami sudah tidak sadarkan diri," ujarnya.

Korban kemudian dibawa ke Klinik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena kondisinya terus memburuk, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Bungku. Sayangnya, nyawa Setiawan tidak berhasil diselamatkan.

Â