Liputan6.com, Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menegaskan pembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia menjadi tonggak sejarah baru bagi gerakan buruh nasional.
Hal itu disampaikannya saat peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di Jalan Asem Baris No. 13, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/7).
Di hadapan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo serta para pimpinan konfederasi dan federasi serikat pekerja, Andi Gani mengatakan sekitar 90 persen kekuatan gerakan buruh Indonesia kini berhimpun dalam satu wadah yang terdiri atas 17 konfederasi serikat pekerja terbesar dan 157 federasi.
Advertisement
"Hari ini menjadi sejarah yang luar biasa. Sebanyak 90 persen kekuatan buruh Indonesia ada di sini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah pergerakan buruh Indonesia, kita mendirikan sekretariat bersama sebagai simbol persatuan perjuangan buruh," kata Andi Gani.
Menurutnya, sekretariat bersama tersebut dibentuk untuk memperkuat perjuangan buruh, terutama dalam mengawal pembahasan Undang-Undang Ketenagakerjaan serta berbagai isu ketenagakerjaan lainnya.
"Kami memiliki kesadaran yang sangat tinggi bahwa kalau tidak bersatu, kami pasti kalah. Karena itu, seluruh konfederasi sepakat mengesampingkan ego organisasi dan bersatu dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia," ujarnya.
Andi Gani mengungkapkan koalisi telah merampungkan penyusunan draf usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan setelah melalui pembahasan intensif selama lima hari oleh tim perumus yang melibatkan seluruh unsur konfederasi.
"Awalnya dijadwalkan tiga hari, kemudian bertambah menjadi lima hari karena begitu banyak hal yang harus dibahas. Tim perumus bekerja sangat keras hingga akhirnya menghasilkan satu draf usulan yang mewakili sekitar 90 persen kekuatan buruh Indonesia," ungkapnya.
Draf tersebut, lanjut Andi Gani, akan diserahkan kepada pimpinan DPR RI pada Kamis atau Jumat pekan depan sebagai bahan dialog dan pembahasan lebih lanjut.
"Kami akan menyerahkan draf usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan kepada pimpinan DPR RI sebagai bentuk partisipasi buruh dalam proses penyusunan regulasi yang lebih adil bagi pekerja," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Andi Gani juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang dinilainya memiliki kedekatan dan sejarah panjang dengan gerakan buruh Indonesia.
"Pak Kapolri memiliki sejarah panjang bersama gerakan buruh. Sejak masih menjabat Kabareskrim, beliau memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi buruh dan selalu membuka ruang dialog," katanya.
Ia juga mengapresiasi peran Kapolri dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan hak-hak pekerja. Menurutnya, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menyelesaikan 97 kasus dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah yang akhirnya dapat diterima oleh para pekerja yang berhak.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan buruh perlu terus diperkuat, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar pelayanan terhadap pekerja semakin optimal.
"Kami berharap kerja sama dengan jajaran Polri di daerah juga semakin ditingkatkan agar dapat terus melayani teman-teman serikat pekerja," ucapnya.
Andi Gani menambahkan Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia akan beroperasi selama 24 jam sebagai pusat koordinasi, komunikasi, dan konsultasi bagi seluruh pimpinan konfederasi maupun federasi yang tergabung dalam koalisi.
Selain meresmikan sekretariat bersama, Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia juga melakukan penandatanganan bersama draf Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang telah disepakati untuk selanjutnya diserahkan kepada pimpinan DPR.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5134529/original/089698800_1739622825-20250215-Prabowo-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4697744/original/075382200_1703490520-20231225-Taman-Margasatwa-Ragunan-Herman-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306751/original/069660000_1784894658-WhatsApp_Image_2026-07-24_at_17.37.51.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5457547/original/055326500_1767005788-1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8823004/original/092127200_1782912909-IMG_5218.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8333454/original/099143700_1782203790-10975.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292442/original/016436800_1783596284-Penasihat_Presiden_Bidang_Ketenagakerjaan_dan_Kesejahteraan_Buruh__Said_Iqbal-9_Juli_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296273/original/077303200_1784009549-Penasihat_Khusus_Presiden_Bidang_Ketenagakerjaan_dan_Kesejahteraan_Buruh__Said_Iqbal-14_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5126500/original/085872100_1739080931-40128a57-6212-4d0d-ac80-9925f7f7d720.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290713/original/021480200_1783492296-Penasihat_Khusus_Presiden_Bidang_Ketenagakerjaan_dan_Kesejahteraan_Buruh__Said_Iqbal-8_Juli_2026b.jpeg)