Pelajar di Bone Diduga Sering Chat dan ke Wisma Bareng Istri Orang

Pelajar di Bone Ditikam, Diduga Sering Chat dan ke Wisma Bareng Istri Orang

OlehFauzan
Diterbitkan 23 Juni 2026, 06:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria berinisial FM (32) ditangkap usai menikam seorang pelajar bernama KN menggunakan senjata tajam jenis badik di Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (21/6/2026) sekira pukul 23.30 Wita.

Aksi penganiayaan berat tersebut diduga dipicu rasa cemburu setelah pelaku menemukan percakapan antara istrinya dengan korban dan menduga keduanya kerap bertemu di sebuah wisma. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tusuk pada dada sebelah kanan dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Benar, terduga pelaku penganiayaan berat menggunakan senjata tajam telah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan di Mapolres Bone," kata Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar, Senin (22/6/2026)

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga terbakar api cemburu setelah menemukan bukti percakapan antara istrinya dengan korban. Pelaku juga menduga istrinya sering bersama korban di sebuah wisma atau penginapan sehingga memicu rasa sakit hati.

"Jadi pelaku mendapati pesan di WhatsApp antara istrinya dan korban yang sering berduaan," ucapnya.

Saat bertemu secara tidak sengaja dengan korban di Desa Lamurukung, pelaku diduga langsung mencabut badik yang dibawanya lalu menusuk dada sebelah kanan korban. Akibat tikaman tersebut, korban mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

"Korban menderita luka di dada kanan," sebutnya.

Usai kejadian, tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Bone bersama personel Unit Opsnal Intelkam bergerak cepat melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan FM. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

IPTU Rayendra Muchtar menambahkan, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi alat bukti guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang berujung pada aksi penikaman tersebut.

"Pelaku saat ini sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan," pungkasnya.