Liputan6.com, Jakarta - Menjaga warisan kuliner legendaris di tengah persaingan zaman bukan perkara mudah. Namun bagi Andita Wijayanti, hal tersebut adalah amanah sekaligus peluang untuk membangun kemandirian ekonomi. Perempuan asal Sleman berusia 34 tahun ini kini sukses mengelola "Gudeg Mbak Nita", sebuah usaha kuliner tradisional yang menjadi primadona di Pasar Kolombo, Jl. Kaliurang No.KM 7, Kentungan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam penjelasannya, sosok yang akrab disapa Nita ini mengisahkan bahwa usahanya merupakan kelanjutan dari tradisi panjang keluarganya,
"Saya milih usahanya karena turun-temurun dari mbah saya, kalau dulu mbah saya namanya Gudeg Mbah Lindu," ujarnya saat ditemui langsung oleh Liputan6.com pada Sabtu (9/5) di sela kesibukannya melayani pembeli.
Advertisement
Meskipun menyandang nama besar dari sang nenek, Nita memilih untuk membangun identitasnya sendiri dengan nama "Gudeg Mbak Nita" yang kini sudah berjalan selama delapan tahun di lokasi yang sama.
"Nama usahanya Gudek Mbak Nita. Berdiri sudah 8 tahunan di Pasar Kolombo ini," lanjutnya.
Dedikasi Pagi Hari dan Proses Mandiri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696548/original/027727600_1778574640-gudeg_mbak_nita.jpeg)
Konsistensi merupakan kunci bagi Nita. Setiap harinya, ia sudah harus bersiap sejak dini hari agar lapaknya bisa melayani pelanggan tepat waktu. Bahkan, di waktu operasionalnya yang tergolong singkat itu selalu padat pembeli.
"Bukanya jam enam, jam setengah tujuh sampai jam 10. Alhamdulillah habis sih kadang, tapi kalau habis enggak habis ya jam 10 pulang," ungkap Nita.
Mengenai kualitas rasa yang terjaga tidak lepas dari campur tangan Nita secara langsung dalam setiap proses produksi. Mulai dari pasar hingga ke dapur, ia memastikan semua standar terpenuhi.
"Bahan-bahannya belanja sendiri, masak sendiri, semuanya sendiri pokoknya," jelasnya dengan penuh semangat.
Advertisement
Perputaran Modal dan Keuntungan yang Menjanjikan
Mengelola warung gudeg di pasar tradisional memerlukan manajemen keuangan yang cermat. Nita membeberkan bahwa perputaran modal hariannya cukup dinamis, namun sebanding dengan hasil yang didapatkan.
"Modalnya tuh tergantung sih mas, paling Rp500 ribuan, sekitaran segitu deh mas," kata Nita memaparkan modal operasionalnya.
Menariknya, Nita mampu mengelola usahanya hingga mencapai tingkat efisiensi yang tinggi, di mana keuntungan bersih yang diraih seringkali menyamai modal harian yang dikeluarkan.
"Paling ya kalau untung bersih gitu ya sama sih kira-kira Rp500 ribu gitu kalau bersih ini, sama kayak modalnya. Ya lumayan mas," tuturnya.
KUR BRI Jadi Penggerak Usaha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696549/original/040426700_1778574640-gudeg_mbak_nita1.jpeg)
Dalam perjalanan mengembangkan usahanya selama delapan tahun terakhir, Nita merasakan manfaat nyata dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Akses modal tersebut digunakannya untuk memperkuat fondasi usahanya hingga kini mampu berdiri stabil.
"Iya dulu saya makai KUR BRI. Waktu itu ambil pinjaman Rp25 Juta dan sekarang udah lunas, mas. Sekarang udah ga KUR lagi mas," kenang Nita mengenai pengalamannya bermitra dengan BRI.
Meski saat ini ia sudah tidak lagi menggunakan fasilitas kredit tersebut, ekosistem BRI tetap menjadi bagian dari keluarganya. Sang suami kini juga memanfaatkan layanan serupa untuk mendukung lini usaha yang berbeda.
"Paling suami saya yang masih pakai KUR, tapi nominalnya saya enggak tahu mas, itu dipakai untuk usaha jual beli mobil," tambahnya.
Bagi Nita, keberadaan KUR BRI memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM untuk berani melangkah lebih jauh.
"KUR alhamdulillah membantu buat usaha saya, mas," pungkasnya.
Advertisement
Cita Rasa Autentik yang Memikat Pelanggan
Kualitas rasa yang konsisten membuat Gudeg Mbak Nita memiliki tempat tersendiri di hati para pelanggannya. Salah satunya adalah Nunu (34), seorang pembeli setia yang mengaku sering menghabiskan waktu paginya untuk mengantre di lapak ini.
Bagi Nunu, gudeg racikan Mbak Nita bukan sekadar makanan pagi, melainkan pengobat rindu akan cita rasa tradisional yang asli. Ia menilai keberhasilan Nita dalam menjaga resep turun-temurun adalah daya tarik utamanya.
"Saya sering belanja gudeg di sini. Memang rasanya enak banget dan yang paling penting itu autentik, beda dengan yang lain," ujar Nunu saat ditemui di sela-sela aktivitas belanjanya.
Kesetiaan pelanggan seperti Nunu menjadi bukti bahwa meskipun banyak pilihan kuliner modern bermunculan, menu tradisional yang dijaga keasliannya tetap menjadi primadona di tengah masyarakat.
Syarat Pengajuan KUR BRI Mei 2026
Apabila calon debitur ingin melakukan peminjaman KUR BRI, berikut syarat yang harus terpenuhi di antaranya:
- Warga Negara Indonesia (WNI)Â
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Mempunyai identitas resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha.
- Memiliki NPWP untuk pinjaman di atas Rp 50 juta.
- Memiliki usaha yang bersifat produktif dan layak.
- Telah menjalankan usaha secara aktif minimal selama 6 bulan.
- Memiliki dokumen legalitas usaha, baik berupa izin usaha maupun surat keterangan izin usaha dari pihak berwenang.
- Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.
- Bersedia mengikuti ketentuan yang berlaku terkait batas plafon pinjaman serta tenor sesuai dengan jenis KUR yang dipilih.
Langkah Pengajuan KUR BRI
Apabila memenuhi syarat tersebut, selanjutnya adalah mengajukan KUR BRI melalui daring maupun datang langsung ke cabang terdekat, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:
1. Pengajuan secara online
- Akses situs https://kur.bri.co.id untuk pengajuan KUR bri secara online.
- Bagi pengguna baru, pilih menu ‘Daftar’ untuk membuat akun terlebih dahulu. - Jika sudah memiliki akun, masuk menggunakan email yang terdaftar.
- Lakukan verifikasi email bagi pengguna baru agar akun dapat diaktifkan.
- Setelah berhasil login, pilih menu ‘Ajukan Pinjaman KUR’.
- Baca syarat dan ketentuan KUR, kemudian centang pilihan ‘Saya Nasabah BRI’ dan ‘Setuju & Ajukan Pinjaman’.
- Isi seluruh data diri dengan lengkap dan benar.
- Unggah dokumen pendukung sesuai permintaan sistem.
- Masukkan detail pengajuan pinjaman, seperti nominal dan jangka waktu pinjaman.
- Gunakan fitur ‘Hitung Angsuran’ untuk melihat simulasi cicilan.
- Tunggu informasi lebih lanjut terkait persetujuan atau penolakan dari pihak bank.
2. Pengajuan ke Kantor Cabang
- Siapkan dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, KK, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta buku tabungan BRI.
- Datangi kantor cabang BRI sesuai domisili.
- Isi formulir pengajuan kredit yang disediakan oleh pihak bank.
- Ikuti proses verifikasi data serta wawancara sesuai prosedur yang berlaku.
- Jika pengajuan disetujui, pihak bank akan menghubungi pemohon untuk tahap pencairan dana.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302223/original/051263400_1784536914-cek_fakta_-_Ahok_kaesang_PSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301916/original/013821200_1784525743-Screenshot_2026-07-20_115318.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3306157/original/029605700_1606270068-cek_fakta_flu_spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301777/original/086470100_1784517932-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-20T101416.918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696546/original/016091400_1778574640-gudeg_mbak_nita1.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301955/original/012346900_1784527977-1000126597.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301623/original/095037200_1784505166-ar6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301627/original/085125100_1784505408-MESSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261022/original/011651800_1781674026-AP26168055762005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301730/original/072758800_1784514690-scaloni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301703/original/072952300_1784513338-AP26200795262872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301645/original/011342100_1784508477-WhatsApp_Image_2026-07-20_at_06.14.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301615/original/050018500_1784504753-enzo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301648/original/090533900_1784509911-000_C2LJ4BG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301590/original/096790100_1784498446-063_2286805977.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301595/original/065930700_1784499809-000_C2LD9FF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300075/original/084064900_1784288241-Depositphotos_657181250_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292705/original/040785000_1783652977-WhatsApp-Image-2025-01-25-at-10.08.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479680/original/070442100_1768985178-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_15.06.34.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291444/original/019998100_1783562412-Depositphotos_786540920_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290157/original/005316300_1783428934-bluebird_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288947/original/074784900_1783349831-Cover___Lead.jpg)