Polisi Tertembak di Kepala saat Gagalkan Aksi Pencurian Sepeda Motor

Anggota Polda Lampung Tertembak di Kepala saat Gagalkan Aksi Curanmor, Dua Pelaku Diburu

Diterbitkan 09 Mei 2026, 12:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang anggota Polda Lampung menjadi korban penembakan saat berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026). Korban mengalami luka tembak di bagian kepala dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Peristiwa itu terjadi di depan toko oleh-oleh, Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Identitas anggota polisi tersebut belum diumumkan ke publik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditembak saat memergoki dua pelaku pencurian sepeda motor yang tengah beraksi di lokasi kejadian. Usai menembak korban, pelaku langsung melarikan diri.

Dari rekaman video yang diterima Liputan6.com, korban terlihat sudah tergeletak di depan sebuah ruko dengan mengenakan helm hitam. Darah tampak mengucur dari bagian kepala korban. Saat itu, korban mengenakan kaos hitam dan celana panjang hitam.

Pantauan di lokasi kejadian, aparat dari Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Indra Hermawan bersama Kapolresta Bandar Lampung Alfret Jacob Tilukay tampak turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penyelidikan.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfy Assegaf membenarkan adanya insiden penembakan tersebut. Dia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku curanmor yang terlibat dalam aksi tersebut.

“Iya mas, sedang dalam penyelidikan dan pengejaran terhadap dua orang pelakunya. Pelaku curanmor yang sedang beraksi,” kata Helfy dikonfirmasi Liputan6.com.

Ia juga menyebut kondisi korban saat ini masih kritis dan meminta doa agar anggota tersebut segera pulih.

“Korban saat ini masih dalam keadaan kritis. Mohon doa supaya korban segera pulih serta anggota kami dapat segera mengungkap kasus ini secara terang,” tandasnya.