Liputan6.com, Jakarta - Polres Palopo masih mendalami kasus anggota polisi berinisial SL yang viral karena menyatroni rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal. Saat ke rumah wali kota, dia membawa parang.
Dia harus menjalani pemeriksaan etik di Propam. Tak hanya itu, dia juga terjerat kasus pidana dan kini ditangani penyidik Reserse Kriminal.
Kasi Humas Polres Palopo AKP Marsuki membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, oknum anggota polisi tersebut telah dimintai keterangan oleh Propam terkait dugaan pelanggaran disiplin dan etik profesi.
Advertisement
"Yang bersangkutan sudah dimintai keterangan dan ditangani Propam. Tinggal tindak lanjut unsur pidananya di Reserse," kata Marsuki kepada Liputan6.com, Jumar (8/5/2026).
Polres Palopo tak akan pandang bulu dalam menangani perkara ini. Dia menjelaskan, proses penanganan kasus dibagi menjadi dua bagian. Yakni pemeriksaan etik oleh Propam dan proses pidana oleh penyidik Reserse Polres Palopo.
"Kalau masalah etik dan disiplin ditangani Propam, sedangkan pidananya nanti ditangani Reserse," katanya.
Dari hasil pemeriksaan, oknum anggota Polres Palopo tersebut diduga nekat melakukan aksinya itu lantaran sakit hati. Namun demikian Marsuki enggan membeberkan secara rinci permasalahan dibalik kejadian itu.
"Mungkin ada unsur sakit hati atau bagaimana, tapi saya belum bisa masuk terlalu jauh ke sana," jelasnya.
Â
Motif Versi Pengacara
Sebelumnya, kuasa hukum Pemerintah Kota Palopo, Sahrul mengungkap dugaan motif di balik aksi oknum polisi tersebut. Sahrul menduga adanya keterkaitan antara aksi oknum anggota Polres Palopo tersebut dengan dinamika politik dan proses seleksi direksi Perusahaan Umum Daerah Tirta Mangkaluku (PAM-TM) Palopo.
"Kasus ini menyedot perhatian karena latar belakang keluarga pelaku yang memang memiliki hubungan dengan dinamika politik di Palopo," kata Sahrul, Kamis (30/4/2026).
Menurut dia, oknum polisi tersebut merupakan saudara kandung dari dua mantan anggota DPRD Palopo. Salah satunya disebut baru mengikuti seleksi direksi PAM-TM namun tidak lolos.
"Isu keterkaitan kegagalan seleksi direksi PAM-TM dengan aksi pelaku memang berkembang di media sosial," ujarnya.
Meski begitu, pihaknya tetap fokus pada proses hukum dugaan pengancaman yang dialami kliennya, Indra Ilham, yang merupakan sopir rumah tangga di kediaman pribadi milik Wali Kota Palopo.
"Kami mempercayakan penuh proses ini kepada penyidik. Fokus kami adalah memastikan klien kami mendapatkan keadilan atas tindakan intimidasi yang dialaminya," tegasnya.
Dia menilai unsur dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam telah terpenuhi dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik. Hal itu dikuatkan dengan keterangan saksi dan bukti rekaman kamera pengawas.
"Secara hukum, unsur pengancaman dengan senjata tajam sudah terpenuhi dalam pemeriksaan tadi," katanya.
Advertisement
Kronologi
Untuk diketahui, rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal, disatroni seorang pria berinisial SL pada Jumat (24/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Pria tersebut datang membawa sebilah parang sambil berteriak meminta Naili keluar dari rumahnya.
Belakangan diketahui SL merupakan anggota polisi yang bertugas di Polres Palopo. Ia diduga datang karena emosi dan sakit hati.
Kejadian itu dibenarkan Pengacara Pemkot Palopo, Syahrul. Menurutnya, saat insiden terjadi, Naili Trisal dan suaminya, Trisal Tahir tidak berada di rumah.
"Yang ada di dalam rumah saat itu hanya sopir rumah tangga dan dua asisten rumah tangga," kata Syahrul kepada Liputan6.com, Rabu (29/4/2026).
SL datang menggunakan sepeda motor sambil membawa parang di tangannya. Saat tiba di lokasi, pelaku sempat mencoba membuka pagar rumah, namun gagal karena dalam keadaan terkunci.
"Dia datang, putar motor, lalu mau buka pagar tapi terkunci. Mungkin karena jengkel, dia kemudian berteriak-teriak meminta Ibu Wali keluar," jelasnya.
Menurut Syahrul, pelaku juga mengucapkan kata-kata kasar sambil berteriak di depan rumah. Karena tidak ada yang merespons, SL kemudian diduga memanjat pagar rumah untuk memastikan kondisi di dalam.
"Tidak ada yang membukakan, akhirnya dia memanjat pagar untuk memastikan siapa yang ada di dalam," ujarnya.
Aksi tersebut membuat penghuni rumah ketakutan. Sopir rumah tangga yang berada di lokasi kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi pada malam yang sama.
"Yang melapor itu sopir rumah tangga. Laporannya dibuat malam itu juga," ungkapnya.
Â
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/721398/original/027674400_1632628540-Screen_Shot_2021-09-26_at_11.54.50.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570132/original/086791600_1777515458-566434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884474/original/ACg8ocIVTLofSOnSx3v8CnmrqYqrSv2NM36rW_r4-0PmsiRM22XJWEms%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569765/original/093658800_1777453585-566434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5648431/original/059898700_1778259404-image__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579667/original/012355900_1778059654-1001351703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5634691/original/071585000_1778235314-IMG_20260507_214941.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5627524/original/051267800_1778223165-pendaki_terjebak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5633409/original/089597100_1778233120-IMG-20260508-WA0056.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5632824/original/052148200_1778232107-pelajar_SMP_tawuran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5632508/original/004023200_1778231665-320989.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5631589/original/080830200_1778230234-1001235658.jpg)