Perahu Terbalik di Tengah Laut, 8 Nelayan Alami Detik-Detik Mencekam

Di saat posisi perahu sudah terbalik dan terapung-apung, para korban berupaya bertahan di atasnya dan kemudian meminta bantuan evakuasi.

Diterbitkan 15 April 2026, 10:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Delapan nelayan berhasil selamat setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat dihantam ombak di perairan Nusa Lembongan, Selasa (14/4/2026) malam.

Insiden terjadi sekitar pukul 19.00 WITA saat perahu berangkat dari Pulau Serangan menuju perairan Nusa Penida untuk mencari ikan. Perahu dilaporkan terbalik di tengah perjalanan, membuat seluruh anak buah kapal bertahan di atas badan perahu sambil menunggu pertolongan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menjelaskan, pihaknya menerima laporan pada pukul 19.30 WITA dari seorang bernama Ibu Eka

"Di saat posisi perahu sudah terbalik dan terapung-apung, para korban berupaya bertahan di atasnya dan kemudian meminta bantuan evakuasi," jelas dia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR segera bergerak. Personel Unit Siaga SAR Nusa Penida bersama TNI AL menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) sekitar pukul 19.50 WITA.

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian di titik perkiraan lokasi kejadian. Sekitar pukul 21.00 WITA, seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat di perairan sekitar 8,6 mil laut dari Pelabuhan Benoa.

"Kurang lebih pukul 21.00 WITA, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada posisi 08°44'31,49"S - 115°20'49,7"E," terang Sidakarya.

 

Evakuasi

Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi menuju Pelabuhan Benoa dan tiba sekitar pukul 21.50 WITA. Mereka kemudian dibawa ke KN SAR Arjuna 229 untuk beristirahat sambil menunggu penjemputan keluarga.

Adapun delapan korban yang selamat yakni Wak Adin, Fahmi, Alpin, Ancung, Wak Pii, Boy, Aswin, dan Yondi. Seluruhnya merupakan nelayan asal Serangan, Bali.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, VTS Benoa, serta pemilik kapal.