Polisi Diduga Jadi Bandar Judi di Rumah Duka, Warga Ngamuk hingga Tahan Mobil

Kecurigaan warga mengenai perjudian itu mencuat ketika permainan bola guling diduga menggunakan remot kontrol untuk mengatur hasil.

Diterbitkan 29 Maret 2026, 14:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bali Nusra- Viral sebuah video di media sosial yang mempertontonkan mobil milik seorang anggota Polres Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditahan warga karena judi di rumah duka. Video itu diunggah akun facebook (Fb) @Putra Kabupaten, pada Minggu, 29 Maret 2026.

Akun itu memposting video dengan narasi, "Su tau judi itu sonde pernah jujur tapi masih main". Beragam komentar memenuhi kolom komentar di postingan tersebut.

Dalam rekaman video yang beredar, terdengar suara seorang pria yang menuding praktik perjudian tersebut melibatkan polisi di Kabupaten Malaka. Pria itu memperlihatkan lokasi yang diduga digunakan untuk permainan bola guling, lengkap dengan kabel yang terpasang dan perangkat yang disebut menggunakan remot.

"Ini kelakuan kita punya Pak Pol. Ini lihat, kita punya Pak Pol. Datang buka BG (Bola Guling) di sini (red). Kabel penuh ini, ini pakai remot" ujar pria tersebut.

Pria itu juga menyebut jelas nama oknum polisi tersebut yang diketahui bernama Mekos. Tak hanya itu, mobil yang diduga milik Mekos pun turut diperlihatkan dalam rekaman video. Mobil tersebut berwarna putih dengan nomor polisi DH 1305 KY.

"Pak Mekos, ini dia punya oto (mobil) di sini. Hafal saja dia punya DH. Ini dia punya DH 1305 KY" ujarnya.

Mobil tersebut kemudian ditahan warga setelah pria yang diduga polisi itu melarikan diri dari lokasi usai ketahuan terlibat sebagai bandar bola guling di Halioan, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, Sabtu (28/3/2026).

Pelaku Nyaris Diamuk Massa

Kecurigaan warga mengenai perjudian itu mencuat ketika permainan bola guling diduga menggunakan remot kontrol untuk mengatur hasil.

Situasi dengan cepat berubah ricuh. Warga yang melihat permainan haram itu langsung geram dan merusak arena bola guling karena diduga digunakan sebagai praktik perjudian.

Pria tersebut juga nyaris diamuk massa. Beruntungnya, dia berhasil melarikan diri dengan meninggalkan mobil miliknya.

Kapolres Malaka Turun Tangan Selidiki

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar menyebut saat ini Waka Polres Malaka hingga Kapolsek Malaka Tengah sedang melakukan pulbaket atau pengumpulan bahan keterangan di tempat kejadian perkara (TKP).

Menurutnya, proses awal penyelidikan ini bertujuan untuk mencari tahu informasi, bukti, dan saksi terkait dengan kasus perjudian bola guling yang diduga melibatkan anggota Polres Malaka tersebut.

"Sekarang Waka Polres, Kasie Propam, Kanit Intelkam, Kanit Buser, dan Kapolsek Malaka Tengah sudah menuju ke lokasi. Itu di atas gunung sana. Kita kumpulkan bukti-bukti juga karena dari berita dan video ada sebutkan nama polisi," ujar Riki, Minggu 29 Maret 2026.

Dia juga membenarkan bahwa memang ada anggotanya yang bernama Mekos di Polres Malaka. Anggota tersebut diketahui bertugas di Samapta Polres Malaka.

"Ada nama Mekos, itu (bertugas) di Samapta Polres Malaka. Intinya, kami minta bersabar dan menunggu pulbaket di lapangan. Kami akan menginformasi kembali" ucapnya.

Menurutnya, dari cuplikan video yang beredar, wajah oknum tersebut yang diduga menjadi bandar judi bola guling ini tidak terlihat jelas, sehingga identitasnya belum dapat dipastikan.

"Apabila nantinya terbukti ada pelanggaran, tentu akan diproses sesuai ketentuan disiplin maupun kode etik Polri. Itu dipecat (PTDH) saja tuh karena merusak citra Polri" tegasnya.

Dia menegaskan proses pendalaman lanjutan dan penelusuran rekaman video tersebut dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur. Namun, dia memastikan agar tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Polres Malaka menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah institusi serta transparan dalam setiap proses penegakan disiplin personel. Sekaligus mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

Â