BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi Indonesia

Pemantauan terbaru menunjukkan pergerakan Arah Samudera Hindia, namun tetap waspada terhadap dampaknya.

Diterbitkan 08 September 2026, 06:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Prakiraan tersebut berdasarkan pemantauan BMKG pada Selasa (8/9/2026) pukul 04.00 WIB.

"Sebaran abu vulkanik GAK (Gunung Anak Krakatau) diprakirakan bergerak menjauhi wilayah Indonesia," demikian seperti dikutip dari laman Instagram BMKG.

 

Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada 8 September 2026 pukul 04.00 WIB, teridentifikasi sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sebaran abu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 6.000 ft (1,8 km) teramati bergerak ke arah selatan-barat daya, mencakup wilayah Samudera Hindia barat laut Banten.

Meski demikian, BMKG menyebut masih terdapat sebaran abu vulkanik yang menurunkan kualitas udara dan jarak pandang.

"Serta pada ketinggian tertentu dapat mengganggu aktivitas penerbangan," demikian.

"Masyarakat di wilayah yang terdampak memastikan informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan instansi terkait serta memperhatikan kondisi udara serta jarak pandang," sambungnya.

 

 

 

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka

Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Tak hanya Bandara Soekarno-Hatta, dua bandara lain dalam naungan InJourney Airports juga kembali beroperasi. Yakni Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Kebijakan ini sesuai NOTAM dari AirNav Indonesia, status resumed operations Bandara Soekarno-Hatta Tangerang pada 8 September 2026, mulai pukul 00.30 WIB.

"Kemudian status resumed operations Bandara Halim Perdanakusuma pada 8 September 2026 mulai pukul 00.40 WIB, dan status resumed operations Bandara Husein Sastranegara pada 8 September 2026 mulai pukul 00.42 WIB," ungkap Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, fasilitas sisi udara dan darat ketiga bandara siap kembali melayani penerbangan. Seluruh personel operasi dan layanan bandara juga dipastikan siap.

“Prosedur pembukaan kembali bandara telah dijalankan termasuk pembersihan abu vulkanik di seluruh sisi udara, yakni area apron, taxiway, dan runway," ujar Arie.

Di samping itu, dilakukan uji kekesatan di runway, yang menunjukkan fasilitas tersebut memenuhi standar dan persyaratan untuk melayani operasional penerbangan.

 

Dibuka Bertahap

Sementara, General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan, pembukaan kembali operasional Bandara Soekarno-Hatta dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, termasuk melalui penerapan Air Traffic Flow Management (ATFM), sebagai bagian dari strategi pengendalian arus lalu lintas penerbangan pada fase awal pemulihan.

“Pada fase awal recovery, pengendalian penerbangan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui penerapan ATFM. Pengaturan ini diperlukan agar arus keberangkatan dan kedatangan dapat kembali berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus memungkinkan kapasitas operasional bandara dipulihkan secara bertahap,” ujar Heru Karyadi.

Lalu, pengaturan arus penerbangan pada fase awal pemulihan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk kebutuhan untuk mempercepat keberangkatan pesawat yang sebelumnya terdampak serta mengembalikan kapasitas apron secara bertahap.

Bandara Soekarno-Hatta juga telah berkoordinasi dengan seluruh operator transportasi publik untuk memastikan ketersediaan armada untuk mendukung mobilitas dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta.

"Calon penumpang diimbau untuk senantiasa memantau dan memastikan status serta jadwal penerbangannya melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara tujuan, mengingat adanya penyesuaian jadwal penerbangan," tuturnya.

Informasi terkait layanan bandara-bandara InJourney Airports juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6