Aplikasi Ini Bisa Pantau Pergerakan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Cek Caranya

Gunung Anak Krakatau kini sedang mengalami erupsi. Pantau abu vulkanik melalui aplikasi ini.

Diterbitkan 06 September 2026, 10:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Letusan Gunung Anak Krakatau dilaporkan berada di Level Siaga berdasarkan situs web MAGMA Indonesia pada Minggu (6/9/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat lewat unggahan X untuk melakukan pemantauan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi hanya dari PVMBG, Badan Geologi dan aplikasi atau situs web MAGMA Indonesia.

Melalui situs web MAGMA Indonesia, kamu dapat melihat peta Indonesia dengan ikon gunung yang memiliki warna berbeda-beda pada beberapa titik beserta informasi dari level gunung aktif, gerakan tanah, hingga gempa bumi secara real-time.

Gunung dengan warna hijau, berarti ada di level 1 (normal), sedangkan warna kuning berada di level 2 (waspada) dan oranye di level 3 (siaga). Sebagai catatan, ikon gunung dengan animasi udara menguap di atasnya bukan berarti menandakan gunung sedang erupsi.

“Ikon gunungapi di MAGMA Indonesia bukan berarti gunung tersebut sedang erupsi. Status aktivitas ditentukan berdasarkan pemantauan dan analisis Badan Geologi,” tulis Badan Geologi dalam menanggapi unggahan salah satu pengguna di X.

Situs web MAGMA Indonesia dapat diakses pada perangkat seperti HP, laptop, tablet, dan lain sebagainya. MAGMA Indonesia juga tersedia dalam bentuk aplikasi, tetapi tampaknya tidak semua ponsel kompatibel.

 

Aplikasi Lainnya

Selain melalui situs web MAGMA Indonesia, pemantauan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dapat dilihat lewat semua akun media sosial dan aplikasi resmi BMKG.

Sementara itu, pada aplikasi Cuaca bawaan dari ponsel, di area terdampak, akan menunjukkan keterangan “Abu Vulkanik” (Volcanic Ash). Tidak hanya cuaca, kecepatan udara juga bisa terpantau yang dianalisis oleh The Weather Channel.

Namun, tampaknya tidak semua aplikasi Cuaca bawaan pada ponsel dapat mendeteksi keterangan abu vulkanik, seperti salah satunya pada iPhone.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan pastikan selalu memantau informasi resmi terkait Gunung Anak Krakatau serta tidak menelan informasi yang beredar di sosial media secara mentah.