Liputan6.com, Jakarta Cara biar menangis yang paling cepat adalah menahan kedipan, sambil menatap satu titik selama 20-30 detik hingga mata terasa panas dan mulai berair. Trik fisik ini bekerja karena mata yang mengering otomatis memproduksi air mata, untuk melembapkan dirinya kembali.
Selain rangsangan fisik, cara biar menangis juga bisa ditempuh lewat sentuhan emosi, misalnya mengenang momen menyakitkan atau memutar lagu sedih. Kuncinya adalah memberi ruang bagi perasaan yang selama ini ditahan agar jujur dan mengalir keluar.
Menangis adalah respons alami tubuh, bukan tanda kelemahan. Manusia memproduksi tiga jenis air mata, yaitu air mata basal yang menjaga kelembapan mata, air mata refleks yang membersihkan iritasi seperti asap dan debu, serta air mata emosional yang muncul ketika perasaan memuncak. Air mata emosional inilah yang paling erat kaitannya dengan pelepasan ketegangan psikologis dan efek melegakan setelahnya.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (5/9/2026).
Cara Biar Menangis dengan Rangsangan Fisik pada Mata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4548190/original/088430200_1692759493-pexels-liza-summer-6383168_1_.jpg)
Ketika hati terasa sesak tetapi air mata sulit keluar, cara biar menangis paling praktis adalah memberi rangsangan langsung pada mata dan pernapasan. Teknik ini tidak membutuhkan alat khusus dan bisa dilakukan di mana saja saat kamu benar-benar butuh melegakan diri. Berikut langkah-langkah fisik yang bisa dicoba lebih dulu.
-
Tahan Kedipan Mata: Tataplah satu titik tanpa berkedip selama 20-30 detik atau selama kamu sanggup. Menahan kedipan membuat permukaan mata mengering sehingga kelenjar lakrimal terpicu secara refleks, mekanisme yang sama seperti ketika ada benda masuk ke mata.
-
Tatap Cahaya atau Dinding Kosong: Arahkan pandangan ke lampu redup atau dinding polos sambil membuka mata lebar-lebar. Cahaya lembut dan bidang kosong mempercepat mata terasa perih sehingga satu atau dua tetes air mata lebih mudah jatuh.
-
Menguap Berulang Kali: Cobalah menguap selebar mungkin beberapa kali berturut-turut. Refleks menguap menekan kelenjar air mata sehingga mata cepat berkaca-kaca tanpa harus mengaduk emosi terlebih dahulu.
-
Ambil Napas Pendek dan Dangkal: Bernapas cepat dan dangkal di dada bagian atas dapat mengaktifkan respons stres tubuh yang memudahkan keluarnya air mata emosional. Jaga tetap halus agar tidak terlihat dibuat-buat.
-
Iris atau Hirup Aroma Bawang: Bila cara lain belum berhasil, memotong bawang bombai adalah pemicu klasik. Senyawa belerang pada bawang mengiritasi mata dan langsung merangsang produksi air mata refleks dalam hitungan detik.
Perlu diingat, sebagian orang memang sulit menangis karena kondisi medis seperti sindrom mata kering, efek samping obat tertentu, atau kebiasaan menghindari air mata. Menyediakan tubuh yang cukup terhidrasi dengan minum air sebelum mencoba juga membantu, sebab air mata pada dasarnya sebagian besar terdiri atas cairan.
Advertisement
Cara Menangis lewat Sentuhan Emosi dan Kenangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3385399/original/079159800_1614138251-beniamin-sinca-1P2ZG8ZD58M-unsplash.jpg)
Rangsangan fisik memang cepat, tetapi cara biar menangis yang paling melegakan justru datang dari dalam. Menyentuh emosi terdalam membuat air mata yang keluar terasa jujur, bukan sekadar reaksi mekanis pada mata. Pendekatan emosional inilah yang biasa dipakai para aktor terlatih untuk menghadirkan tangisan sesuai tuntutan adegan.
-
Kenali Pemicu Emosi: Coba pahami hal-hal apa yang paling menyentuh perasaanmu, entah kehilangan, kekecewaan, atau rindu. Mengenali pemicu membuatmu lebih siap membuka diri saat ingin melepaskan tangisan.
-
Hadirkan Kembali Kenangan Menyakitkan: Putar ulang momen sedih di kepala, seperti perpisahan, kegagalan, atau saat mengecewakan orang terkasih. Semakin detail kamu membayangkan suara, tempat, dan perasaan saat itu, semakin mudah emosi naik ke permukaan.
-
Berempati pada Situasi Orang Lain: Bayangkan dirimu berada di posisi seseorang yang sedang menderita, baik tokoh nyata maupun fiksi. Menempatkan diri dalam sepatu orang lain sering kali membangunkan rasa haru yang memicu air mata.
-
Lakukan Latihan Pernapasan: Tarik napas perlahan lewat hidung, tahan sejenak, lalu embuskan panjang lewat mulut secara berulang. Latihan pernapasan yang teratur melepaskan ketegangan sehingga emosi yang tertahan lebih mudah tumpah menjadi tangisan.
-
Tuangkan Perasaan lewat Menulis: Tuliskan alasan kekesalan atau kesedihanmu, bisa berupa jurnal atau surat yang tak perlu dikirim. Menuangkan pikiran ke dalam kata-kata membantu emosi naik ke permukaan sehingga lebih mudah dikenali dan diluapkan.
-
Berbagi Cerita dengan Orang Terpercaya: Buka perasaanmu kepada keluarga, sahabat, atau pasangan yang membuatmu merasa aman. Suasana tanpa penghakiman membuat pertahanan diri mengendur sehingga air mata bisa keluar dengan lega.
Â
Cara agar Menangis dengan Bantuan Media dan Suasana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3385391/original/032013600_1614137901-tom-pumford-T5lmpSYxnSU-unsplash.jpg)
Kalau menggali kenangan terasa terlalu berat, cara biar menangis bisa dibantu oleh rangsangan dari luar. Media seperti musik, film, dan cerita mampu memancing emosi tanpa kamu harus repot mengaduk memori pribadi. Ciptakan pula suasana yang mendukung agar air mata mengalir tanpa hambatan.
-
Putar Lagu Sedih: Pilih lagu yang punya kenangan personal atau lirik yang menyayat hati. Musik sendu membuat kita terbawa suasana sehingga emosi yang terpendam perlahan naik dan berubah menjadi tangisan.
-
Tonton Film atau Drama Sedih: Pilih tontonan dengan tema kehilangan, keluarga, atau perjuangan hidup yang menyentuh. Adegan yang emosional mudah menular sehingga penonton ikut menitikkan air mata.
-
Baca Kisah Sedih atau Buka Foto Lama: Sebuah cerita menyedihkan atau foto kenangan bersama orang terkasih bisa langsung menekan sisi sentimental. Biarkan dirimu larut dalam nostalgia tanpa buru-buru menahan perasaan.
-
Pilih Waktu dan Tempat yang Tepat: Carilah ruang yang aman dan nyaman, misalnya kamar sendiri, agar kamu bebas berekspresi tanpa merasa malu. Suasana tenang membuat pertahanan diri runtuh sehingga tangisan datang lebih alami.
Menariknya, ada alasan ilmiah mengapa lagu sedih justru sering membuat kita menangis, salah satunya karena tubuh melepaskan hormon prolaktin yang memberi rasa nyaman di tengah kesedihan. Kamu bisa menyimak ulasan mendengarkan lagu sedih yang bikin menangis untuk memahaminya lebih dalam. Berikut beberapa referensi media yang bisa menemani prosesmu.
Baca juga: 10 Musik Galau yang Menyentuh Hati saat Sedih
Baca juga: 6 Rekomendasi Film Sedih yang Bisa Menguras Air Mata
Baca juga: 9 Drama Korea yang Bikin Air Mata Mengalir
Advertisement
Manfaat Menangis yang Sering Tidak Disadari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3926890/original/093173400_1644288772-zhivko-minkov-tHs82PkN5rg-unsplash.jpg)
Setelah tahu berbagai teknik di atas, penting juga memahami mengapa menangis layak diberi ruang. Alih-alih memalukan, meneteskan air mata adalah mekanisme tubuh untuk menjaga keseimbangan psikologis. Berikut sejumlah manfaat menangis yang kerap luput dari perhatian.
Dilansir dari Healthline, air mata emosional membantu tubuh menenangkan diri dengan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, serta melepaskan oksitosin dan endorfin yang meredakan rasa sakit fisik maupun emosional.
-
Meredakan Stres: Menangis membantu mengeluarkan hormon stres seperti kortisol dari tubuh sehingga ketegangan menurun. Inilah alasan banyak orang merasa jauh lebih ringan setelah puas menangis.
-
Menenangkan Diri Sendiri: Aktivasi sistem saraf parasimpatis membuat detak jantung melambat dan tubuh kembali rileks. Efek menenangkan ini tidak instan, biasanya baru terasa setelah beberapa menit air mata mengalir.
-
Meredakan Rasa Sakit: Endorfin dan oksitosin yang dilepaskan saat menangis bekerja sebagai pereda nyeri alami. Keduanya membantu meredakan rasa sakit sekaligus memunculkan perasaan nyaman.
-
Memperbaiki Suasana Hati: Hormon bahagia yang keluar saat menangis dapat mengangkat suasana hati yang sedang terpuruk. Perasaan lega inilah yang membuat masalah terasa lebih ringan setelahnya.
-
Menjaga Kesehatan Mata: Air mata melubrikasi bola mata dan membersihkannya dari debu serta bakteri berkat kandungan zat antimikroba. Dengan begitu, mata tetap lembap dan terlindungi.
-
Mengundang Dukungan Sosial: Menangis pada dasarnya adalah perilaku keterikatan yang memberi sinyal bahwa kamu butuh perhatian dan bantuan. Respons empati dari orang sekitar dapat mempererat hubungan sekaligus menenangkan.
-
Membantu Tidur Lebih Nyenyak: Melepaskan emosi lewat tangisan dapat meredakan ketegangan yang mengganggu istirahat. Tubuh yang lebih rileks membuat kamu lebih mudah terlelap.
Sebagaimana diungkapkan Michigan State University, penelitian selama bertahun-tahun menunjukkan menangis membantu meredakan stres dan memperbaiki suasana hati, sementara air mata memicu empati serta melunakkan amarah orang lain.
Karena manfaatnya besar, menahan tangis terus-menerus justru merugikan. Berdasarkan studi dalam jurnal Frontiers in Psychology, orang yang tidak menahan tangisan lebih mungkin mengalami perubahan positif pada suasana hatinya, terlebih bila mendapat dukungan dari sekitar. Kamu bisa membaca ulasan tentang bahayanya jika sering menahan tangis maupun bagaimana menahan tangis dapat meningkatkan stres.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menangis
Kenapa saya sulit menangis padahal sedang sedih?
Sulit menangis bisa disebabkan banyak hal, mulai dari kebiasaan menahan atau menghindari emosi, kondisi mata kering, efek samping obat tertentu, hingga tekanan sosial yang menganggap menangis sebagai kelemahan. Cobalah memberi rangsangan fisik seperti menahan kedipan, atau memancing emosi lewat kenangan, lagu, dan film sedih di ruang yang privat dan tenang.
Apakah sering menangis baik untuk kesehatan?
Menangis yang wajar umumnya menyehatkan karena membantu melepaskan stres, meredakan rasa sakit, dan memperbaiki suasana hati. Merujuk laporan ScienceDaily, hasil penelitian tidak selalu seragam karena menangis dalam kondisi laboratorium yang diawasi kadang justru membuat peserta merasa lebih buruk, sehingga konteks dan lingkungan sangat memengaruhi. Namun bila kamu menangis berlebihan tanpa sebab jelas dan sampai mengganggu keseharian, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog atau dokter.
Apakah menahan tangis berbahaya bagi kesehatan?
Sesekali menahan tangis di situasi tertentu masih wajar, tetapi menekannya terus-menerus membuat tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berisiko memicu tekanan darah tinggi, gangguan tidur, dan kecemasan, sehingga lebih sehat menangis di tempat aman atau menyalurkannya lewat cara yang sehat. Jika kamu sedang di tempat umum, kamu bisa menerapkan trik untuk menahan tangis saat di depan umum sampai menemukan momen yang tepat untuk melepaskannya.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4508365/original/004814400_1689841888-military-man-suffering-from-ptsd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324051/original/022968700_1786689046-p0zBQTuam0dl9VC0pv7Zci0T2rVVa7pizTjsBQIa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338516/original/063224000_1788332059-HL_lele_dan_ayam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324076/original/043586700_1786689093-XtdtqQ1b9jSj3fGdj1vxNzEHfOUqn8m1mIoNvs1v.jpg)