Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal angkat bicara soal keluhan pemudik yang menyoroti minimnya penerangan di sejumlah titik Jalan Lintas Sumatra selama arus mudik Lebaran 2026.
Mirzani mengakui persoalan lampu jalan mati memang menjadi masalah yang kerap terjadi setiap tahun, terutama di ruas jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Banyak keluhan dari masyarakat, khususnya di jalan nasional. Lampu jalan mati di berbagai titik dan belum diganti. Sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan penggantian, tapi laporannya sering hilang,” kata dia, Selasa malam (17/3).
Advertisement
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut dia, telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung untuk mempercepat perbaikan fasilitas penerangan tersebut.
“Kami sudah sampaikan ke balai agar segera mendapat dukungan perbaikan,” ujarnya.
Selain lampu jalan, Mirzani juga menyoroti masih minimnya marka jalan di sejumlah jalur yang dilalui pemudik. Namun, saat ini penanganan difokuskan pada perbaikan jalan berlubang.
“Untuk marka jalan memang belum optimal. Saat ini balai masih fokus pada penambalan lubang di sepanjang jalan lintas,” jelasnya.
Menurut dia, perbaikan infrastruktur jalan bergantung pada status kewenangan. Jalan nasional menjadi tanggung jawab balai, sementara jalan provinsi dan kabupaten ditangani pemerintah daerah masing-masing.
Meski begitu, Mirzani memastikan perbaikan lampu jalan akan segera direalisasikan dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota.
“Lampu jalan akan segera diperbaiki oleh kabupaten/kota,” katanya.
Gandeng Polisi, Jamin Keamanan Pemudik
Guna mendukung keselamatan pemudik, Pemprov Lampung juga menggandeng kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan untuk membentuk satuan tugas (satgas) serta mendirikan posko pelayanan.
Sebanyak 74 posko kesehatan telah disiapkan di seluruh wilayah Lampung, termasuk 14 posko di Kabupaten Lampung Selatan. Bahkan, fasilitas mini ICU turut disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama arus mudik.
“Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pemudik, terutama saat melintasi jalur yang minim penerangan,” tandasnya.
Advertisement
Keluhan Pemudik
Sebelumnya, sejumlah pemudik sepeda motor mengeluhkan minimnya penerangan di jalur mudik wilayah Provinsi Lampung, terutama di ruas menuju Pelabuhan Bakauheni.
Kondisi jalan yang gelap dinilai membahayakan keselamatan, khususnya bagi pengendara yang melintas pada malam hari.
Salah satu pemudik, Oki, warga Lampung Selatan yang hendak menuju Bandung, Jawa Barat, mengaku harus ekstra waspada saat melintasi jalur tersebut. Ia menyebut pencahayaan jalan yang kurang memadai membuat perjalanan terasa lebih menantang.
“Jalannya gelap, penerangannya minim. Jadi kami harus pakai lampu terang dan lebih hati-hati,” ujar Oki, Selasa (17/3/2026) malam.
Menurutnya, kondisi tersebut tak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga memicu kekhawatiran terhadap potensi tindak kejahatan di jalan, seperti begal. Untuk mengantisipasi hal itu, ia memilih berkendara bersama rombongan demi keamanan.
“Apalagi mendekati Lebaran, biasanya rawan. Jadi kami pilih jalan bareng-bareng supaya lebih aman,” tuturnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366533/original/005216900_1759234960-1000640193.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5454884/original/058290100_1766579884-Menhub_Dudy_Purwagandhi-24_Desember_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554632/original/024533300_1776082056-Rapat_RDP.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552860/original/031451100_1775839808-Korlantas_Polrii.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552755/original/027269800_1775825363-Kakorlantass.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550174/original/051288700_1775639953-Operasi_Ketupat_Lantas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538299/original/034483200_1774509775-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_12.34.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537055/original/020552800_1774408237-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012160/original/091741100_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533657/original/056802100_1773753794-6.jpg)