BMKG: Gempa Tanimbar Maluku M5,6 Dipicu Aktivitas Lempeng Laut Banda

BMKG membeberkan pemicu gempa Magnitudo 5,6 yang mengguncang Tanimbar Maluku, Selasa pagi (3/2/2026).

Diterbitkan 03 Februari 2026, 10:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Gempa Magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Tanimbar Maluku, Selasa (3/2/2026), pukul 09.50.45 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, lokasi gempa berada pada koordinat 6,72° LS ; 129,96° BT, dengan episenter gempa berada di laut 203 Km arah barat laut Saumlaki, Maluku, pada kedalaman 172 km.

Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Daryono menyebutkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Banda.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," katanya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa ini menimbulkan guncangan di daerah Amahai, Maluku Tengah; Dawelor Dawera, Pulau-Pulau Babar, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III - IV MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami," katanya.

Hingga pukul 10.07 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Belum ada laporan kerusakan akibat gempa, namun warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.