Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mulai mengambil langkah tegas terhadap pemilik bangunan yang menghambat arus air dan merusak ekosistem sungai di Sukabumi. Berdasarkan pendataan sepanjang tahun 2025, sedikitnya enam titik bangunan liar telah dijatuhi surat teguran.
Mayoritas pelanggaran ditemukan pada sungai-sungai kecil (Orde 3 dan 4) dengan lebar 2 hingga 3 meter yang pondasinya ditutup total menggunakan beton untuk hunian.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Cisadea–Cibareno, Lusie Musianty, menjelaskan tindakan "membeton" sungai ini berdampak fatal pada kapasitas drainase alami.
Advertisement
"Justru bukan sungai besar, tapi sungai-sungai kecil yang mereka tutup, dibeton, lalu dibangun rumah di atasnya. Padahal itu sangat menghambat aliran air dan merusak lingkungan," ujar Lusie dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Untuk memulihkan kembali fungsi sungai, PSDA menerapkan prosedur penertiban secara bertahap. Hal ini dilakukan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk menyelamatkan material bangunan mereka sendiri sebelum tindakan paksa dilakukan.
Adapun tahapan teguran tersebut meliputi:
Teguran I: Masa pembongkaran mandiri selama 7 hari.
Teguran II: Tambahan waktu 5 hari jika teguran pertama diabaikan.
Teguran III: Batas final selama 3 hari.
Tindak Tegas Penghuni Bandel
Lusie menegaskan koordinasi dengan pihak penegak hukum akan dilakukan jika pemilik tetap membandel. "Jika sampai teguran ketiga tidak ada pembongkaran mandiri, kami sampaikan ke dinas untuk kemudian diteruskan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ini menjadi dasar hukum bagi Satpol PP untuk melakukan penertiban," tegasnya.
Meskipun sering menghadapi resistensi dan konflik sosial di lapangan seperti di wilayah Cikondang, pihak PSDA terus mengedukasi warga bahwa sungai bukanlah lahan sengketa, melainkan bagian dari sistem pertahanan bencana.
"Kalau kita menjaga sungai, secara tidak langsung kita menjaga lingkungan agar tidak banjir. Jika kita sembarangan membangun atau membuang sampah, sama saja kita merusak alam. Dan jika lingkungan rusak, lingkungan juga pasti marah kepada kita dalam bentuk bencana," jelas dia.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458366/original/038352700_1767077924-IMG_20251230_123004_818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329801/original/040098200_1787296595-HOAX__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446599/original/095862000_1765926998-188666.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373282/original/024149200_1476385389-Sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343054/original/075440100_1788842362-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.15.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3407097/original/096147600_1616320052-040722000_1454749828-20160206-Ilustrasi-Pembunuhan-iStockphoto4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343696/original/072648100_1788871082-451567.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342261/original/028235200_1788762631-Wisuda_Nusa_Putra_University.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341457/original/074983600_1788621026-1001633272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340047/original/052404400_1788451249-446132.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338843/original/091267200_1788343320-443967.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332963/original/050260600_1787725598-1280px-Siliwangi_in_Lampegan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337865/original/010799400_1788261120-Gempa_Cianjur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337703/original/056634300_1788252979-443679.jpg)