Liputan6.com, Jakarta - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Barat (Sumbar) satu minggu terakhir menyebabkan banjir meluas di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mulai Minggu (22/11/2025) hingga hari ini Selasa (25/11/2025).
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar setidaknya 3.076 rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 150 centimeter di Kabupaten Padang Pariaman.
Juru Bicara BPBD Sumatera Barat, Ilham Wahab menyampaikan banjir dipicu curah hujan tinggi yang membuat aliran sungai tidak mampu menampung debit air.
Advertisement
“Total 9.228 jiwa terdampak, termasuk kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia,” kata Ilham, Selasa (25/11/2025) melalui laporan resminya.
Menurutnya, banjir merata di sejumlah kecamatan di Padang Pariaman, mulai dari Lubuk Alung, Batang Anai, Sintuak Toboh Gadang, Ulakan Tapakih, 2×11 Anam Lingkung, Lingkung, Nan Sabaris, hingga V Koto.
Setidaknya 21 nagari dilaporkan tergenang, di antaranya Nagari Lubuk Alung, Kasang, Katapiang, Sicincin, Lubuak Pandan, Sunua Tengah, Pauah Kamba, hingga Campago.
Ilham menambahkan, banjir juga berdampak pada sektor pertanian. “Lahan sawah seluas 138 hektare dan 26 hektare ladang serta kebun turut terendam,” ujarnya.
Kelompok Rentan yang Terdampak
Kelompok rentan yang terdampak terdiri dari 11 ibu hamil, 92 lansia, 44 balita, dan 111 orang dewasa yang memerlukan perhatian khusus dalam penanganan darurat.
BPBD Padang Pariaman bersama pemerintah nagari masih melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan awal kepada warga.
“Saat ini air di beberapa titik sudah mulai surut, tetapi potensi hujan masih ada sehingga kami tetap siaga di lapangan,” jelas Ilham.
Advertisement
Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Ia menyebut petugas berjaga di nagari-nagari terdampak untuk memastikan proses evakuasi dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan,” ia menambahkan.
Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memperkirakan hujan masih terus mengguyur sebagian besar Sumatera Barat hingga beberapa hari ke depan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317456/original/060618600_1786013917-Screenshot_2026-08-06_164447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5422832/original/080960600_1764045754-Banjir_Padang_Pariaman.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3422244/original/091053300_1617783755-079120000_1577866352-20200101-Ciliwung-Meluap_-Banjir-Rendam-Kawasan-Rawajati-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157995/original/011737100_1781012420-881b2d34-1720-4f86-bb9c-162813251fc7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315052/original/041338200_1785825387-81e7716a-5d0a-474c-a05f-b4b702088781.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307332/original/087306600_1784987684-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4611273/original/050233000_1697359523-gempa_di_afghanistan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300977/original/013661400_1784430700-1001093267.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565723/original/073347600_1693995925-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293778/original/003853400_1783749970-v2l_h-1500x844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294150/original/024991100_1783814743-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5301191/original/071929000_1753940745-7.jpg)