Legenda Urban: Kampung Pasar Setan di Bekas Tambang Emas Pegunungan Banjarnegara

Kampung Pasar Setan adalah permukiman tersepi di wilayah tersebut. Dahulu, di salah satu sudut tersembunyi kampung ini terdapat kekayaan emas.

Diterbitkan 12 Juni 2025, 02:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banjarnegara - Kampung Pasar Setan berada di pelosok kawasan pegunungan di Banjarnegara, Jawa Tengah. Permukiman bekas tambang emas ini menyimpan kisah mistis yang berkaitan dengan nama wilayah tersebut.

Mengutip dari berbagai sumber, Kampung Pasar Setan adalah permukiman tersepi di wilayah tersebut. Dahulu, di salah satu sudut tersembunyi kampung ini terdapat kekayaan emas.

Konon, nama Kampung Pasar Setan merujuk pada pasar gaib yang kerap terdengar saat malam hari, terutama saat malam Jumat Kliwon. Warga kerap mendengar aktivitas jual beli layaknya di pasar.

Namun saat keluar rumah, tak terdapat keramaian dari suara tersebut. Dari sanalah kampung ini kemudian dikenal dengan nama Kampung Pasar Setan.

Tak diketahui secara pasti penyebab suara-suara tersebut. Namun, beberapa warga meyakini suara tersebut berkaitan dengan bekas tambang emas di wilayah ini.

Menurut penuturan warga, saat ini suara-suara tersebut sudah jarang terdengar. Namun, suasana mencekam masih menyelimuti kampung ini. Hal ini karena Kampung Pasar Setan memang merupakan permukiman tersepi, sehingga saat malam suasana akan berubah semakin senyap.

 

Tengah Hutan

Lokasi Kampung Pasar Setan pun berada di tengah hutan. Selain itu, jarak antara rumah satu dengan yang lainnya juga berjauhan, sekitar 300-600 meter. Hal ini menambah suasana mencekam di kampung ini.

Total warga diperkirakan hanya sekitar 10 kepala keluarga dan 11 rumah. Untuk menuju ke kampung ini, warga harus melewati Jembatan Pasar Setan.

Terkait bekas area tambang di Kampung Pasar Setan, konon terdapat empat titik lorong seperti gua yang sempat menjadi kawasan pertambangan emas. Warga setempat dahulu menggantungkan hidupnya pada tambang tersebut.

Tepatnya pada 1992, pertambangan emas ini sempat menjadi mata pencaharian warga setempat. Lokasinya berada persis di atas Pasar Setan.

Operasional tambang ini konon berjalan selama satu tahun. Sementara area tambang lainnya berjalan selama dua tahun.

Saat ini, area tambang emas di Kampung Pasar Setan sudah tidak aktif. Namun, jejak-jejak aktivitas tambang masih bisa ditemukan di sekitar perkampungan, termasuk desas-desus keberadaan pasar setan yang mencekam.

Penulis: Resla