Update Longsor Tambang Batu Alam Gunung Kuda Cirebon: 3 Korban Ditemukan

Petugas menghentikan proses pencarian hari kedua karena waktu sudah menuju petang dan akan dilanjutkan Minggu

Diperbarui 31 Mei 2025, 23:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Proses evakuasi hari kedua setelah insiden longsor tambang batu alam Gunung Kuda Cirebon membuahkan hasil. Petugas BNPN berhasil mengevakuasi 3 korban yang tertimbun reruntuhan.

Ketiga korban longsor gunung kuda tersebut ditemukan dalam waktu yang berbeda. Korban pertama sekitar pukul 15.00 Wib, korban kedua sekitar pukul 16.00, korban kedua pukul 17.14, dan korban ketiga pukul 17.40 Wib. 

Jenazah ketiga korban langsung dibawa ke RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon. Hingga saat ini, jumlah korban yang meninggal bertambah dari semula 14 menjadi 17 orang. 

Sementara itu, jumlah korban yang masih tertimbun semula 11 orang berkurang menjadi 8 orang. Petugas menghentikan proses pencarian hari kedua karena waktu sudah menuju petang dan akan dilanjutkan esok hari.

"Pencarian korban masih akan tetap dilakukan, sesuai surat perintah pencarian korban akan berlangsung hingga 5 hari lagi," ujar Dandim 0620 Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhammad Yusron, Sabtu (31/5/2025).

Yusron menambahkan, sebelum pelaksanaan pencarian besok akan dilakukan rekontruksi proses penambangan dengan direktur tambang. 

"Nanti disitu akan mengetahui penyebab terjadinya peristiwa longsor," tegasnya.

Fokus Pencarian Korban

Diketahui jenazah yang ditemukan hasil indentifikasi sidik jari bernama Sakira (44), Sanadi (47) dan Sunadi (31). Kondisi korban masih utuh sehingga mudah untuk di indentifikasi.

"Untuk sementara korban longsor tambang ini, 12 orang korban luka dan 17 orang korban meninggal dunia, dan ketiga jenah dibawa ke rumah sakit Arjawinangun," tegasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, sebanyak 14 orang korban longsor sudah teridentifikasi dan dibawa pulang oleh keluarganya.

"Sampai Jumat malam (30/5/2025), telah kita pulangkan kepada keluarga masing-masing itu 14 korban meninggal dunia melalui proses DVI (Disaster Victim Identification) dan identifikasi," ungkapnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 7 korban luka rawat jalan sudah dipulangkan ke rumahnya. Pihak Tim SAR, katanya masih fokus melakukan pencarian 11 orang korban yang masih tertimbun.