Sesepuh Pondok Pesantren Buntet Cirebon Meninggal

Kabar duka ini dibenarkan oleh Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Aris Ni'matullah.

Diterbitkan 01 Juni 2026, 18:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pengasuh sekaligus sesepuh pondok pesantren (ponpes) Buntet Cirebon KH Adib Rofiuddin Izza meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat sakit, Senin (1/6/2026).

Kabar duka ini dibenarkan oleh Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Aris Ni'matullah.

Aris yang juga adik almarhum mengatakan, Adib telah mengalami gangguan kesehatan sejak sebelum Ramadan dan sempat menjalani perawatan secara intensif.

Menurut dia, almarhum tetap berkeinginan pulang ke pesantren meski kondisi kesehatannya belum pulih sepenuhnya.

"Beliau ingin menjalani Ramadan bersama para santri dan merasakan suasana kegiatan keagamaan di pesantren," kata Aris. Dikutip dari Antara.

Kondisi kesehatan Adib sempat membaik setelah Ramadan, dan masih menjalani aktivitas dengan pengawasan tenaga medis.

Namun kondisi almarhum kembali menurun sehingga harus mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit hingga dirujuk ke Jakarta.

"Beliau mendapat perawatan intensif dari tim medis sebelum akhirnya wafat pada Senin," ujarnya.

Aris mengatakan kepergian Adib menjadi kehilangan besar bagi keluarga dan sivitas pesantren, karena almarhum selama ini menjadi tokoh sentral dalam pendidikan dan dakwah di Cirebon.

Menurut dia, Adib dikenal memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan pendidikan pesantren serta membina para santri.

"Beliau juga memiliki perhatian besar terhadap masyarakat dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan," katanya.

Jenazah Adib tiba di Buntet Pesantren, Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, sekira pukul 13.47 WIB setelah diberangkatkan dari Jakarta.

Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan di Masjid Agung Buntet Pesantren yang dipadati keluarga, santri, ulama dan masyarakat.

Almarhum kemudian dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Pesantren Buntet sesuai permintaan keluarga dan wasiat yang pernah disampaikan almarhum semasa hidup.