Asal Usul Permainan Super Mario, Terinspirasi dari Pemilik Gudang Sewaan Nintendo di AS

Pada 1980, Nintendo sedang berusaha memperluas bisnisnya ke AS dan membutuhkan tempat untuk operasional.

Diterbitkan 30 Mei 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Yogyakarta - Karakter Super Mario ternyata mendapatkan namanya dari Mario Segale, seorang pengusaha yang menyewakan gudang kepada Nintendo di Amerika Serikat pada awal 1980-an. Awalnya, karakter ini muncul tanpa nama dalam game Donkey Kong tahun 1981 sebelum akhirnya dinamai Mario dalam sekuelnya, Donkey Kong Jr. (1982).

Mengutip dari berbagai sumber, Mario pertama kali muncul dalam game arkade Donkey Kong yang dirilis Nintendo pada 1981. Saat itu, karakter ini belum memiliki nama resmi dan hanya disebut sebagai Jumpman.

Game tersebut menjadi populer dan melahirkan sekuel berjudul Donkey Kong Jr. pada 1982. Dalam sekuel ini, Jumpman akhirnya diberi nama Mario.

Nama Mario diambil dari nama Mario Segale, seorang pengusaha asal Amerika Serikat yang menyewakan gudang kepada Nintendo. Pada 1980, Nintendo sedang berusaha memperluas bisnisnya ke AS dan membutuhkan tempat untuk operasional.

Segale menyewakan sebuah gudang seluas 5.570 meter persegi kepada perusahaan asal Jepang tersebut. Menurut buku Game Over: How Nintendo Conquered the World (1993) karya David Sheff, nama Mario muncul ketika Segale menagih pembayaran sewa kepada Nintendo.

Karyawan Nintendo saat itu terinspirasi untuk menggunakan namanya sebagai karakter dalam game mereka. Karakter Mario awalnya hanya muncul sebagai seorang tukang kayu dalam Donkey Kong.

Akan tetapi, setelah kesuksesan game tersebut, Nintendo mengembangkannya menjadi tokoh utama dalam seri Super Mario Bros yang pertama kali rilis pada 1985. Sejak itu, Mario menjadi maskot resmi Nintendo dan salah satu karakter paling terkenal dalam sejarah permainan video.

 

Tidak Pernah Secara Resmi

Mario Segale tidak pernah secara resmi terlibat dalam pembuatan game Nintendo. Ia lebih dikenal sebagai pengusaha properti dan kontraktor di wilayah Washington, AS.

Meskipun namanya dipakai untuk karakter, Segale jarang membicarakan hal tersebut dalam wawancara-wawancaranya. Selain nama, karakter Mario juga mengalami perubahan desain dari waktu ke waktu.

Dalam Donkey Kong, ia digambarkan sebagai seorang tukang kayu dengan baju merah dan topi. Akan tetapi, dalam Super Mario Bros, ia berubah menjadi seorang tukang ledeng dengan kumis khas dan overall biru.

Kesuksesan karakter Mario membuat Nintendo terus mengembangkannya dalam berbagai seri game. Hingga kini, Mario telah muncul dalam lebih dari 200 judul game, termasuk Mario Kart, Super Mario Odyssey, dan Mario Party. Mario Segale meninggal dunia pada 2018 pada usia 84 tahun.

Penulis: Ade Yofi Faidzun