Liputan6.com, Sukabumi - Keberangkatan calon jemaah haji di Balai Kota Sukabumi diiringi isak haru dan ungkapan syukur, setelah penantian bertahun lamanya mereka akhirnya mendapat panggilan suci ke Baitullah. Pelepasan 269 calon haji ini dilakukan oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi Samsul Puad, serta jajaran unsur Forkopimda Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan, pesan kepada jemaah haji 2025 ini agar menjaga kesehatan selama beribadah. Tahun ini, kata dia, ada penambahan kuota karena antusias tinggi masyarakat dalam ibadah haji. “Tambahan kuota dari mereka-mereka yang kuotanya tidak diambil untuk berangkat sehingga dilimpahkan ke Kota Sukabumi sehingga ada sekitar 100 jemaah,” ujar Ayep di Balai Kota Sukabumi, Kamis (15/5/2025).
Dia juga menyatakan bahwa jemaah haji dari Sukabumi siap mengikuti aturan baru pemerintah Arab Saudi yang menerapkan sistem syarikah atau pendampingan berbasis kelompok. “Kita ikuti saja aturan baru ini ke arah yang lebih baik karena hasil evaluasi sebelumnya ke arah yang lebih baik sehingga jemaah haji asal Sukabumi akan mengikuti aturan yang diberlakukan oleh pemerintah Arab,” jelasnya.
Advertisement
Keberangkatan jemaah haji ini juga diikuti oleh lebih dari 10 ASN di lingkungan Pemda Kota Sukabumi. Dia juga mengapresiasi adanya calon haji termuda berusia 18 tahun. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Samsul Puad menambahkan, jemaah haji yang tergabung dalam 30 kloter ini diberangkatkan di hari yang sama, dan jemaah haji usia termuda 18 tahun dan tertua usia 80 tahun. Ia menyebut, ada 19 kuota tambahan dari daerah lain, dari semula 250 orang.
“Surplus 19 upaya itu kita melihat ketika animo masyarakat Kota Sukabumi sangat besar untuk berangkat jadi ada peluang-peluang dari kabupaten dan kota lain yang ditunda keberangkatannya jadi di over ke Kota Sukabumi,” kata Samsul.
Daftar Sejak Usia 9 Tahun
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5222582/original/006957700_1747407017-IMG-20250515-WA0031.jpg)
Muhammad Saepul Falah, menjadi calon haji termuda asal Kota Sukabumi. Ia mengaku bersyukur akhirnya mendapat panggilan ke tanah suci usai penantian selama 13 tahun. “Saya beserta keluarga didaftarkan dan setelah penantian itu dan banyak lika liku sempat dimundurkan ada covid juga dan alhamdulillah sekarang 2025,” ungkap Saepul.
Ia pergi haji bersama orang tua dan kedua saudaranya. Menurutnya, ajaran syariat Islam yang didapatkan sejak dini dari keluarga mendorong dirinya untuk menjalankan rukun Islam yang kelima yakni menunaikan ibadah haji. Saepul yang merupakan pelajar kelas 12 di salah satu sekolah swasta ini, mengaku telah mempersiapkan seluruh keperluan ibadah haji dari mulai persiapan mental dan fisik.
“Memang dari dulu orang tua menanamkan prinsip harus menunaikan segala bentuk rukun terutama rukun Islam. Persiapan juga untuk nanti di sana saya juga menjaga kesehatan selalu berolahraga dan masih banyak lagi,” tuturnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936199/original/062014300_1725430509-Kepiting1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4862795/original/084121900_1718280170-Gunung_anak_krakatau_cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342121/original/053138400_1788753122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-07T104558.832.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5222581/original/095351300_1747407016-IMG-20250515-WA0025.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373282/original/024149200_1476385389-Sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3187033/original/003171100_1595400533-makkah-kaaba-hajj-muslims_21730-6508.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331500/original/076683900_1787547059-cek_fakta_-_petugas_haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326412/original/029959800_1787022291-IMG_20260818_093554_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7608165/original/012297800_1780392985-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260715/original/093405900_1781631788-Prosesi_pergantian_kain_penutup_Ka___bah_alias_kiswah_diganti_saat_Tahun_Baru_Islam__15_Juni_2026.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)