Rutin Menabung 15 Tahun, Loper Koran di Banyuwangi Tunaikan Ibadah Haji

Seorang loper Koran di Kabupaten Banyuwangi, bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah tahun ini, setelah 15 tahun menabung dari hasil atau upah menjual Koran.

Diterbitkan 18 Mei 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banyuwangi - Seorang loper koran di Kabupaten Banyuwangi, bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah tahun ini, setelah 15 tahun menabung dari hasil atau upah menjual koran. “Saya ini jualan koran sudah 15 tahun, pekerjaan ini saya jalani dengan ikhlas, dan uang dari jualan koran saya tabung untuk pergi haji,”ujar Dulhari (88) calon jamaah haji Banyuwangi yang berprofesi sebagai loper koran.

Dia menyatakan telah menjalani pekerjaan sebagai loper koran selama 15 tahun dan tiap hari calon haji itu mangkal di perempatan jalan Masjid Agung Baiturrohman Banyuwangi (MAB). Dulhari menceritakan, setiap hari tak pernah absen menjajakan koran di pinggir jalan, dari penghasilan yang pas-pasan, dia menabung sedikit demi sedikit.

Dan pada tahun 2019, uang tabunganya sudah terkumpul Rp49 juta dan hingga akhirnya di usia memasuki 82 tahun bisa mendaftar haji. “Setelah selama enam tahun saya akhirnya resmi diberangkatkan haji tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali melepas 391 jemaah haji Banyuwangi dari kelompok terbang (kloter) 44 dan 49 menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Rombongan diberangkatkan menggunakan 9 unit bus. Dengan pelepasan tersebut maka semua calon jamaah haji asal Banyuwangi  dengan jumlah total 1.143 telah resmi berangkat untuk melaksanakan ibadah haji di tahun ini. “Kami kembali meminta pada para jamaah haji untuk terus mendoakan Banyuwangi. Doakan agar Banyuwangi selalu diberi keberkahan dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pinta Ipuk.

Ipuk juga mengingatkan agar para jemaah menjaga kesehatan dan  memelihara niat tulus dalam beribadah. "Kami semua mendoakan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan dan kembali pulang menjadi haji yang mabrur," ujar Ipuk.