Salnepan, Permainan Tradisional Gresik yang Mirip Dakon

Permainan ini dimainkan hingga lima orang. Salnepan berbeda dengan dakon klasik yang umumnya hanya dimainkan dua orang.

Diterbitkan 12 Mei 2025, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Gresik - Gresik memiliki permainan tradisional bernama salnepan yang mirip dengan dakon. Akan tetapi, salnepan memiliki aturan dan papan permainan berbeda.

Permainan ini dimainkan hingga lima orang. Salnepan berbeda dengan dakon klasik yang umumnya hanya dimainkan dua orang.

Mengutip dari berbagai sumber, papan salnepan terdiri dari lima baris dan lima kolom. Masing-masing membentuk 25 kotak yang diisi lima kerikil atau biji-bijian.

Setiap baris dalam salnepan memiliki nama sal, nep, dong, long, dan wit. Nama-nama ini menjadi penanda bagi pemain saat menentukan giliran dan strategi.

Sebelum bermain, para pemain berkumpul, menggambar papan permainan, dan mengisi setiap kotak dengan lima biji. Urutan pemain ditentukan terlebih dahulu, dan setiap orang memilih satu baris sebagai area permainannya.

Cara bermain salnepan dimulai dengan pemain pertama mengambil semua biji dari satu kotak dan membagikannya satu per satu ke kotak berikutnya secara berurutan. Jika biji terakhir dijatuhkan di kotak kosong, pemain berhenti pada kondisi yang disebut dor.

Saat mencapai dor, pemain berhak mengambil semua biji di baris tempat ia berhenti. Pemain yang kehabisan biji di barisnya dinyatakan kalah.

 

Tersisa Dua Pemain

Permainan berlanjut hingga tersisa dua pemain. Jika hanya dua orang yang bermain sejak awal, aturannya lebih sederhana.

Salah satu pemain bisa langsung kalah jika tidak memiliki biji lagi. Salnepan tidak hanya mengandalkan keberuntungan tetapi juga ketepatan perhitungan dan prediksi.

Pemain harus mempertimbangkan langkah lawan dan memperkirakan di mana biji akan berhenti. Salnepan sering dimainkan anak-anak di Gresik pada sore hari.

Permainan ini dianggap melatih kecerdasan matematis dan strategi sejak dini. Tradisi ini telah ada sejak zaman penjajahan dan terus diwariskan secara turun-temurun.

Berbeda dengan permainan kompetitif modern, salnepan lebih menekankan pada ketelitian berpikir daripada sekadar menang atau kalah. Meski mirip dakon, salnepan memiliki keunikan dalam jumlah pemain, bentuk papan, dan mekanisme pengambilan biji.

Penulis: Ade Yofi Faidzun