Elon Musk-Mark Zuckerberg Kumpul di Jamuan Xi-Trump, Total Harta Tembus Rp 39.429 Triliun

Sejumlah CEO perusahaan teknologi yang termasuk miliarder seperti Elon Musk mengikuti jamuan makan malam kenegaraan Trump-Xi Jinping.

Diterbitkan 25 September 2026, 10:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Orang terkaya di dunia Elon Musk akan bergabung dengan miliarder teknologi lainnya dalam jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih untuk Presiden China Xi Jinping pada Kamis, 24 September 2026 waktu setempat.

Mengutip vnexpress.net, Jumat (25/9/2026), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menjadi tuan rumah jamuan makan malam itu sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan Presiden Xi Jinping ke AS pada 23-25 September 2026. Adapun sejumlah eksekutif dari beberapa perusahaan teknologi terbesar di dunia turut hadir sebagai tamu.

Daftar tamu tersebut mencakup Musk, Jeff Bezos, Michael Dell, Mark Zuckerberg, dan Jensen Huang, yang kekayaan pribadinya secara kolektif mencakup sebagian besar dari total kekayaan sebesar US$ 2,2 triliun atau Rp 39.429 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.920) sebagaimana dihitung oleh Forbes.

Musk, CEO Tesla dan SpaceX, merupakan orang terkaya di dunia dengan perkiraan kekayaan bersih sebesar US$ 962,5 miliar atau Rp 17.241 triliun. per 22 September. Kekayaannya sendiri mencakup lebih dari 40% dari total gabungan kekayaan kelompok tersebut.

Pendiri Amazon, Bezos, menempati peringkat kedua secara global dengan kekayaan US$ 374,3 miliar atau Rp 6.708 triliun . Sementara pendiri Dell Technologies, Michael Dell, memiliki kekayaan US$ 271,5 miliar atau Rp 4.865 triliun dan menempati peringkat keempat.

CEO Meta, Zuckerberg, memiliki perkiraan kekayaan sebesar US$ 252,5 miliar atau Rp 4.525 triliun, sedangkan CEO Nvidia, Huang, memiliki kekayaan US$ 198,1 miliar atau Rp 3.550 triliun.

Eksekutif teknologi terkemuka lainnya yang diperkirakan hadir dalam jamuan makan malam tersebut meliputi CEO Microsoft Satya Nadella, ketua eksekutif Apple Tim Cook, CEO OpenAI Sam Altman beserta presidennya Greg Brockman, serta CEO Google Sundar Pichai.

CEO Qualcomm, Cristiano Amon, juga berencana untuk hadir, demikian dilaporkan Bloomberg.

 

Daftar Tamu Lainnya

Daftar tamu tidak hanya terbatas pada industri teknologi. CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon, CEO Citigroup Jane Fraser, dan CEO Pfizer Albert Bourla juga diperkirakan akan hadir, menurut laporan Reuters.

Kehadiran para petinggi perusahaan AS yang bergengsi ini kemungkinan besar tidak akan diimbangi oleh pihak China.

Xi diperkirakan tidak akan membawa serta para CEO sebagai bagian dari delegasi bisnis, menurut Bloomberg yang mengutip seorang pejabat senior pemerintah AS. Rencana tersebut masih dapat berubah. Hal ini akan menjadi kontras dengan kunjungan kenegaraan Xi ke AS pada 2015, saat ia membawa rombongan besar pelaku bisnis yang mencakup pendiri Alibaba Jack Ma, pendiri Tencent Pony Ma, serta para eksekutif dari perusahaan-perusahaan milik negara China.

Acara jamuan makan malam tersebut akan berlangsung setelah pertemuan antara Trump dan Xi, dengan isu-isu seperti perdagangan, tarif, dan kecerdasan buatan diperkirakan menjadi topik pembahasan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6