Liputan6.com, Manado - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akhirnya memberikan rekomendasi dan persetujuan penetapan dua fasilitas kesehatan di Sulut sebagai Rumah Sakit (RS) Lapangan Darurat Covid-19.
"Hari ini telah diterima surat rekomendasi dan persetujuan dari Kemenkes RI terkait penetapan RS Lapangan Penanganan Darurat Covid-19 di Provinsi Sulut," ungkap jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Rabu malam (15/7/2020).
Advertisement
Dalam surat bernomor YR.04.01/III/2975/2020 itu, dua fasilitas yang disetujui sebagai RS Lapangan Darurat Covid-19 Sulut adalah Gedung Kitawaya Manado, dan Bapelkes Manado.
"Gedung Kitawaya berkapasitas 200 tempat tidur, dan Bapelkes Manado memiliki 150 tempat tidur, siap menjadi RS Lapangan Darurat Covid-19," ungkap Dandel.
Selain penetapan dua fasilitas tersebut, dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di Sulut, RSUD Manembo-nembo Bitung telah meluncurkan Laboratorium pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) GenXpert. Â
"Kapasitas pemeriksaannya antara 8 sampai16 sampel per hari, dan dipakai untuk keperluan diagnosa kasus suspect dan probable Covid-19 di rumah sakit," ungkap Dandel.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulut Joy Oroh mengatakan, langkah Pemprov Sulut menyiapkan RS Lapangan Darurat Covid-19 akan meringankan beban dari RS umum, sehingga tidak terjadi penumpukan pasien.
"Karena akan berakibat penuhnya kapasitas rumah sakit, langkah ini sekaligus menurunkan risiko penularan Covid-19 di fasilitas kesehatan di Sulut," ujarnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322343/original/021494700_1786525018-HOAX__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306125/original/027820500_1784862750-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T101123.644.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3180940/original/019978400_1594826998-rs_rujukan.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)