Sukses

Shaggydog Gelar Konser Amal Peduli Gempa Lombok

Liputan6.com, Yogyakarta - Usai gempa Lombok, rehabilitasi mulai dilakukan. Kondisi ini juga memancing empati grup band ska asal Yogyakarta, Shaggydog.

Di sela padatnya jadwal tur sampai akhir tahun, grup band yang digawangi Heru, Raymond, Banditz, Yoyo, Lilik, dan Richard ini meluangkan waktu untuk menggelar konser amal peduli gempa Lombok di Playon Yogyakarta, Rabu, 5 September 2018.

"Sebenarnya sejak awal gempa Lombok kami sudah ingin menggelar konser ini, tetapi setelah lihat jadwal baru bisa sekarang," ujar Heru Wahyono, vokalis Shaggydog.

Ia bercerita, Lombok punya kenangan tersendiri di hati personel Shaggydog. Pada awal karir, mereka pernah menggelar konser di Lombok dengan naik bus dari Yogyakarta.

"Bisa dibayangkan perjalanannya jauh memakan waktu dua hari," ucapnya.

Namun, kelelahan mereka terbayar setelah melihat keindahan alam Lombok dan menikmati kuliner di pulau Nusa Tenggara itu.

Secara pribadi, Heru mengungkapkan punya kedekatan dengan Lombok. Almarhum sang kakek dan kerabatnya berdomisili di Lombok. Sejak kecil, ia terbiasa berkunjung ke Lombok.

"Bahkan saat gempa Lombok kemarin, Om saya juga masih tinggal di Gili Trawangan dan tidak ikut mengungsi," kata Heru.

 

Simak video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Lelang Barang Personel Shaggydog

Konser yang digelar bersama dengan band reggae Black Finit dan Megahits Selection ini bukan pagelaran musik biasa. Pengunjung yang hadir diminta memberikan donasi minimal Rp 15.000 di pintu masuk.

Hasil sumbangan itu sepenuhnya diberikan kepada warga terdampak gempa Lombok melalui Association of Resiliency Movement (ARM) sebuah perhimpunan tangguh bencana, dari Yogyakarta untuk Indonesia dan dunia, yang bermarkas di daerah Sayidan.

Tidak hanya itu, sesi lelang barang pribadi untuk menambah jumlah donasi juga dilakukan. Barang yang dilelang merupakan milik personel Shaggydog seperti topi dan sepatu Vans.

DoggyHouse Records dan Jogja Records Store Club membuka lapak rilisan musik di mana semua orang boleh menentukan harga untuk barang yang diinginkan.

"Aksi ini juga ingin mengajak band di Indonesia dan Yogyakarta untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap saudara-saudara kita di Lombok," tutur Heru.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Kemenpar Promosikan Danau Toba di Yogyakarta
Artikel Selanjutnya
Habiskan Akhir Pekan dengan Jajan dan Curi Kesempatan Bisnis di Kreatifood