- Grup musik KRTM debut dengan single rock alternatif "Pada Akhirnya".
- Lagu ini menyoroti ambisi manusia dan obsesi pengakuan yang mengikis integritas.
- KRTM mengajak pendengar merefleksi apa yang layak dikejar dalam hidup.
Liputan6.com, Jakarta - Grup musik asal Jakarta, KRTM, resmi memperkenalkan diri lewat single berjudul "Pada Akhirnya" Band yang digawangi Klio Mathew (gitar dan vokal), Rafi Sudirman (bass), serta Josafat Song dari Song Brothers (drum) ini membawa pengalaman bermusik masing-masing untuk membangun identitas KRTM sebagai band rock alternatif.
Melalui single "Pada Akhirnya", KRTM mengusung karakter musik rock alternatif yang dipadukan dengan groove intens dan distorsi yang kuat. Alih-alih sekadar memperkenalkan kemampuan musikal mereka, KRTM memilih menghadirkan karya yang sarat makna dan mengajak pendengar untuk berefleksi.
"Lagu ini lahir dari keresahan tentang bagaimana manusia menjalani hidup dan terus mengejar keinginan. Narasi dalam lagu mengisahkan seorang tokoh fiktif yang terjebak dalam ambisinya sendiri," kata Mathew kepada wartawan di Jakarta.
Melalui lagu ini, KRTM juga menyoroti bagaimana obsesi terhadap pengakuan dapat mengikis sisi kemanusiaan seseorang. Mereka menggambarkan kondisi ketika integritas perlahan ditukar demi ambisi, sementara setiap pencapaian justru melahirkan keinginan baru yang tak pernah berakhir.
Meski mengangkat tema yang cukup berat, single "Pada Akhirnya" hadir dengan aransemen yang dinamis dan mudah dinikmati. Perpaduan antara musik yang bertenaga dan lirik yang reflektif menjadi salah satu kekuatan utama lagu tersebut.
Â
Apa yang Layak Dikejar?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303598/original/055154300_1784653949-Profile_Banner_Spotify_DESKTOP__2660x1140_.jpg)
"'Pada Akhirnya' bukan tentang mengatakan bahwa ambisi itu salah. Kami hanya ingin mengajak pendengar berhenti sejenak dan bertanya kepada diri sendiri: kalau pada akhirnya tidak ada yang benar-benar abadi, apa sebenarnya yang layak kita kejar?" tutur Mathew.
Proses kreatif lagu ini berlangsung secara organik melalui diskusi santai yang dilakukan ketiga personel. Klio Mathew, Rafi Sudirman, dan Josafat Song menulis lagu tersebut secara kolektif, sementara proses produksinya dipimpin oleh Klio Mathew.
Simbol di Balik Wajah dan Pasir
Tak hanya dari sisi musik, KRTM juga menghadirkan pesan filosofis melalui artwork lagu. Elemen wajah dan pasir dipilih sebagai simbol yang terbuka untuk berbagai interpretasi, sekaligus merepresentasikan pergulatan manusia dalam menjalani kehidupan.
Single "Pada Akhirnya" resmi dirilis pada 17 Juli 2026 dan sudah dapat dinikmati di seluruh layanan musik digital. Lagu ini menjadi langkah awal KRTM dalam memperkenalkan identitas mereka sekaligus membuka jalan bagi karya-karya berikutnya yang tengah dipersiapkan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303599/original/062689900_1784653949-Youtube_Profile.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303587/original/076068700_1784651431-lsf.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303593/original/038637300_1784652246-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_15.56.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1009563/original/054028200_1443972677-Abdel-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303581/original/070367100_1784650118-1200baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303571/original/097006500_1784647983-Terima_kasih_buat_semua_yang_udah_kasih_energi_luar_biasa_di_panggung_Liputan_6_Awards_bareng__s.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303546/original/056226000_1784642858-1200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5051483/original/095677100_1734259325-Meisya_Siregar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303234/original/012973200_1784623073-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_15.35.13.jpeg)