Ketahuan saat Beraksi, Maling Motor di Lampung Todongkan Senpi

Pelaku curanmor di Bandar Lampung gagal beraksi usai dipergoki pegawai, lalu menodongkan senjata api.

Diterbitkan 21 Juli 2026, 13:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aksi pencurian sepeda motor di halaman Kantor Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, berakhir gagal setelah pelaku dipergoki pegawai saat membobol kunci kendaraan, Senin (20/7/2026) pagi. Sebelum kabur, salah seorang pelaku bahkan sempat menodongkan senjata api ke arah pegawai yang mengejarnya.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diterima Liputan6.com, dua pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat. Keduanya mengenakan jaket dan helm untuk menyamarkan identitas.

Setibanya di lokasi, satu pelaku tetap berada di atas sepeda motor sambil mengawasi situasi. Sementara rekannya turun dan langsung berupaya merusak kunci kontak sepeda motor yang menjadi sasaran.

Aksi tersebut gagal setelah seorang pegawai kecamatan keluar dari dalam kantor dan memergoki pelaku yang sedang membobol kendaraan. Menyadari aksinya diketahui, kedua pelaku panik dan berusaha melarikan diri.

Sejumlah pegawai kemudian berhamburan keluar untuk mengejar pelaku. Bahkan, salah seorang pegawai sempat melemparkan kursi ke arah pelaku guna menggagalkan pelarian.

Saat hendak kabur, sepeda motor yang dikendarai pelaku sempat terjatuh. Meski demikian, keduanya berhasil bangkit dan kembali melaju meninggalkan lokasi.

Dalam proses pelarian itu, salah seorang pelaku mengeluarkan benda yang diduga senjata api dan mengarahkannya ke pegawai yang melakukan pengejaran. Aksi tersebut membuat para pegawai memilih menghentikan pengejaran demi menghindari risiko.

Meski sempat berusaha membobol kendaraan, pelaku gagal membawa kabur sepeda motor milik korban dan berhasil melarikan diri. Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP Martoyo membenarkan peristiwa tersebut.

 

Percobaan Pencurian

Ia mengatakan aksi pelaku masih sebatas percobaan pencurian karena kendaraan korban tidak berhasil dibawa kabur.

"Peristiwanya hanya percobaan. Motor tidak berhasil diambil oleh pelaku," kata Martoyo saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).

Menurut dia, meski korban belum membuat laporan polisi karena kendaraannya tidak hilang, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap identitas kedua pelaku.

"Karena motor tidak jadi diambil, pelapor belum membuat laporan. Sementara ini, unit gabungan masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku," jelasnya.