Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-20 · Ayat 25

Taha Ayat 25

Taha · Makkiyah · 135 ayat

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ۙ

Qāla rabbisyraḥ lī ṣadrī.

Arti

Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku,

Tafsir

Tafsir Wajiz

Nabi Musa menyadari betapa berat tugas yang Allah amanahkan kepadanya. Dia memohon kepada-Nya seraya berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku sehingga jiwaku mampu menanggung tantangan tugasku, dan mudahkanlah untukku urusanku sehingga dakwahku tidak menemui kesulitan, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku yang menghalangi kelancaranku dalam menyampaikan pesan-Mu agar mereka mengerti perkataanku dengan baik.”

Tafsir Tahlili

Perintah Allah kepada Musa untuk menghadap dan menemui Fir‘aun adalah merupakan tugas yang sangat berat, oleh sebab itu Musa berdoa dan memohon kepada Allah untuk dilapangkan dadanya dan dikuatkan mentalnya ketika ia berhadapan dengan Fir‘aun. Firman Allah :

وَيَضِيْقُ صَدْرِيْ وَلَا يَنْطَلِقُ لِسَانِيْ فَاَرْسِلْ اِلٰى هٰرُوْنَ ١٣

Sehingga dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar, maka utuslah Harun (bersamaku). (asy-Su’arā’/26: 13)

Di samping itu, ia juga memohon kepada Allah supaya dimudahkan segala urusannya, terutama dalam menyampaikan berita kerasulannya kepada Fir‘aun, serta diberi kekuatan yang cukup untuk dapat menyebarkan agama dan memperbaiki keadaan umat, sebab tanpa bantuan dan pertolongan Allah, Musa tidak akan mampu untuk berbuat sesuatu.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.