Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-15 · Ayat 23

Al-Hijr Ayat 23

Hijr · Makkiyah · 99 ayat

وَاِنَّا لَنَحْنُ نُحْيٖ وَنُمِيْتُ وَنَحْنُ الْوَارِثُوْنَ

Wa innā lanaḥnu nuḥyī wa numītu wa naḥnul-wāriṡūn(a).

Arti

Dan sungguh, Kamilah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.

Tafsir

Tafsir Wajiz

Usai menjelaskan tanda-tanda kekuasaan-Nya di langit dan bumi, Allah lalu menyatakan, “Dan ketahuilah bahwa sungguh, Kamilah yang menghidupkan apa yang ada di alam, termasuk manusia, dan kami pula yang mematikan mereka, dan Kami pula yang mewarisi apa saja yang ditinggalkan oleh makhluk-makhluk itu.

Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah menegaskan bahwa Dialah yang menghidupkan manusia jika Ia menghendaki, dan Dia pula yang mematikannya jika Dia menghendaki.

Selanjutnya, sebagaimana dijelaskan Ibnu Jarīr aṭ-Ṭabarī dalam tafsirnya, jika semua yang hidup ini telah mati, maka di saat itu hanya Allah sajalah yang hidup, karena hanya Dia sajalah yang kekal. Kemudian Allah membangkitkan manusia kembali untuk ditimbang dan dihitung amal perbuatannya, sebagaimana firman Allah swt:

لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ ۗرَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ ٨

Tidak ada tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu. (ad-Dukhān/44: 8)

Ayat 23 ini diakhiri dengan ungkapan wa naḥnul-wāriṡūn (dan Kami pulalah yang mewarisi). Al-Qāsimi dalam tafsirnya Maḥāsin at-Ta’wīl menjelaskan bahwa Kami (pulalah) yang mewarisi, maksudnya ialah Kamilah yang masih ada dan menerima atau memiliki semua yang telah ditinggalkan manusia yang telah mati. Istilah waris ini juga digunakan Nabi dalam doanya:

وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا (رواه الترمذي عن ابن عمر)

Dan jadikanlah dia pewaris dari kita. (Riwayat at-Tirmiżī dari Ibnu Umar)

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.